Gempa 6,7 SR di NTB
Dipastikan Satu Orang Tewas
Senin, 09/11/2009 14:54 WIB
dok detikcom
Mataram
Gempa berkekuatan 6,7 skala richter yang menggoyang kota-kota di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dini hari tadi, memakan korban jiwa. Siti Aisyah (70), warga Asakota, Kota Bima meninggal pukul 13.20 wita, setelah mendapat perawatan di RSUD Bima.
"Kami pastikan satu korban telah meninggal akibat gempa. Namanya Siti Aisyah, warga Asakota, Kota Bima," ujar Supardi Iskandar, Kepala Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana Daerah (BKPBD) di Mataram, Senin (9/11/2009) siang. Supardi sekaligus menampik pemberitaan, kalau sudah ada dua orang warga yang meninggal.
Hingga Senin siang kata Supardi, sebanyak 30 orang warga yang berasal dari enam kecamatan di Kota Bima dan tiga kecamatan di Kabupaten Bima, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bima. Selebihnya, enam orang telah diperbolehkan pulang, dengan perawatan jalan. Sementara puluhan warga lainnya dirawat menyebar di sejumlah puskesmas.
BKPBD kini tengah mendata jumlah rumah penduduk, rumah ibadah dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa ini. Dilaporkan, ratusan rumah penduduk mengalami rusak berat. Sejumlah fasilitas seperti sekolah, masjid dan puskesmas juga rusak.
Kapolda NTB, Brigadir Jendral Polisi Surya Iskandar usai rapat Muspida di Kantor Gubernur, Senin siang memastikan tiga kantor Polsek rusak di kecamatan Bolo, Belo dan Madapangga, Kabupaten Bima. Namun ia memastikan pelayanan polisi pada masyarakat tak terganggu.
Kepala Seksi Teritorial Korem 162/Wira Bhakti di Mataram, Letkol Didik Irwanto mengatakan, pendataan sementara aparatnya, di Kecamatan Kolo Kota Bima, 2 unit rumah rusak berat, 14 unit rumah rusak ringan dan satu masjid rusak.
Di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, satu unit SMA rusak berat. Satu ruang kelas, bahkan rata dengan tanah. Di Kecamatan ini, juga satu Puskesmas dan 10 rumah warga rusak berat. Sementara yang rusak 50 rumah warga rusak ringan. Disini juga ada tiga warga yang terluka akibat tertimpa reruntuhan. Namun menjalani perawatan seadanya.
Di kecamatan Madapangga, tujuh unit rumah rusak berat. 10 unit lainnya rusak ringan. Sementara di Kecamatan Bolo, 132 rumah diidentifikasi rusak berat, 221 rumah rusak ringan. Pagar markas Koramil di kecamatan ini juga ambruk. 42 orang di kecamatan ini kata Didik, mengalami luka ringan.
(djo/djo)
"Kami pastikan satu korban telah meninggal akibat gempa. Namanya Siti Aisyah, warga Asakota, Kota Bima," ujar Supardi Iskandar, Kepala Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana Daerah (BKPBD) di Mataram, Senin (9/11/2009) siang. Supardi sekaligus menampik pemberitaan, kalau sudah ada dua orang warga yang meninggal.
Hingga Senin siang kata Supardi, sebanyak 30 orang warga yang berasal dari enam kecamatan di Kota Bima dan tiga kecamatan di Kabupaten Bima, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bima. Selebihnya, enam orang telah diperbolehkan pulang, dengan perawatan jalan. Sementara puluhan warga lainnya dirawat menyebar di sejumlah puskesmas.
BKPBD kini tengah mendata jumlah rumah penduduk, rumah ibadah dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa ini. Dilaporkan, ratusan rumah penduduk mengalami rusak berat. Sejumlah fasilitas seperti sekolah, masjid dan puskesmas juga rusak.
Kapolda NTB, Brigadir Jendral Polisi Surya Iskandar usai rapat Muspida di Kantor Gubernur, Senin siang memastikan tiga kantor Polsek rusak di kecamatan Bolo, Belo dan Madapangga, Kabupaten Bima. Namun ia memastikan pelayanan polisi pada masyarakat tak terganggu.
Kepala Seksi Teritorial Korem 162/Wira Bhakti di Mataram, Letkol Didik Irwanto mengatakan, pendataan sementara aparatnya, di Kecamatan Kolo Kota Bima, 2 unit rumah rusak berat, 14 unit rumah rusak ringan dan satu masjid rusak.
Di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, satu unit SMA rusak berat. Satu ruang kelas, bahkan rata dengan tanah. Di Kecamatan ini, juga satu Puskesmas dan 10 rumah warga rusak berat. Sementara yang rusak 50 rumah warga rusak ringan. Disini juga ada tiga warga yang terluka akibat tertimpa reruntuhan. Namun menjalani perawatan seadanya.
Di kecamatan Madapangga, tujuh unit rumah rusak berat. 10 unit lainnya rusak ringan. Sementara di Kecamatan Bolo, 132 rumah diidentifikasi rusak berat, 221 rumah rusak ringan. Pagar markas Koramil di kecamatan ini juga ambruk. 42 orang di kecamatan ini kata Didik, mengalami luka ringan.
(djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 09:49 WIB
Polisi Usut Insiden Anarkis Terkait Ibas & Anas di Ternate
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
Minimarket di Cikarang Dirampok, Satu Pelaku Ditangkap
-
Jumat, 25/05/2012 09:42 WIB
TNI Tak Tampik Kemungkinan Porsche Cayenne Pakai Nomor Palsu
-
Jumat, 25/05/2012 09:17 WIB
60 Anggota Resmob Polda Metro Jalani Psikotes Kepemilikan Senjata Api
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 07:19 WIB
Mabes Janji Usut Porsche Cayenne Berpelat Nomor TNI
-
Jumat, 25/05/2012 08:19 WIB
Jenderal Polisi di BIN Dilaporkan Aniaya 2 Anak Kandung yang Masih ABG
-
Jumat, 25/05/2012 08:03 WIB
Sekolah Harus Bisa Cegah Siswa Corat Coret Baju Rayakan Kelulusan
-
702 Komentar
-
265 Komentar
-
239 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
