Sidang Eksekutor Nasrudin
Minta BAP Dicabut, Daniel Mengaku akan Dibunuh Jika Buka Mulut
Senin, 09/11/2009 13:11 WIB
Jakarta
Terdakwa pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Daniel Daen Sabon takut memberikan keterangan di persidangan. Daniel mengaku diancam akan dibunuh jika buka mulut.
"Saya takut Pak hakim. Saya takut diancam dibunuh kalau menjelaskan," kata Daniel dalam persidangan di PN Tangerang, Banten, Senin (9/11/2009).
Jawaban itu menjawab pertanyaan ketua majelis hakim M Asnun kepada Daniel, kenapa dirinya diajukan di persidangan.
Ketika ditanya lagi oleh Asnun, siapa yang mengancam akan membunuh dirinya, Daniel menolak menjelaskan.
"Bukannya tidak mau Pak hakim. Tapi saya tak bisa jelaskan, saya takut," jawab Daniel lirih.
Majelis hakim terus mendesak Daniel untuk mau buka mulut, siapa yang mengancam membunuh. Tetapi lagi-lagi pria kelahiran Flores, ini kembali bungkam. "Tidak berani Pak," katanya.
Bahkan kemudian Daniel meminta agar BAP atas nama dirinya dicabut karena mendapat ancaman akan dibunuh. Daniel mengaku sewaktu diperiksa dirinya mau menandatangani BAP karena dibawah tekanan pemeriksa. "Saya minta BAP saya dicabut. Saya ditekan waktu diperiksa," kata Daniel.
Daniel berperan sebagai eksekutor yang menembakkan peluru ke kepala Nasrudin. Saat menjalankan aksinya, Daniel dibonceng oleh terdakwa lainnya Heri Santoso.
(Rez/nik)
"Saya takut Pak hakim. Saya takut diancam dibunuh kalau menjelaskan," kata Daniel dalam persidangan di PN Tangerang, Banten, Senin (9/11/2009).
Jawaban itu menjawab pertanyaan ketua majelis hakim M Asnun kepada Daniel, kenapa dirinya diajukan di persidangan.
Ketika ditanya lagi oleh Asnun, siapa yang mengancam akan membunuh dirinya, Daniel menolak menjelaskan.
"Bukannya tidak mau Pak hakim. Tapi saya tak bisa jelaskan, saya takut," jawab Daniel lirih.
Majelis hakim terus mendesak Daniel untuk mau buka mulut, siapa yang mengancam membunuh. Tetapi lagi-lagi pria kelahiran Flores, ini kembali bungkam. "Tidak berani Pak," katanya.
Bahkan kemudian Daniel meminta agar BAP atas nama dirinya dicabut karena mendapat ancaman akan dibunuh. Daniel mengaku sewaktu diperiksa dirinya mau menandatangani BAP karena dibawah tekanan pemeriksa. "Saya minta BAP saya dicabut. Saya ditekan waktu diperiksa," kata Daniel.
Daniel berperan sebagai eksekutor yang menembakkan peluru ke kepala Nasrudin. Saat menjalankan aksinya, Daniel dibonceng oleh terdakwa lainnya Heri Santoso.
(Rez/nik)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 09:49 WIB
Polisi Usut Insiden Anarkis Terkait Ibas & Anas di Ternate
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
Minimarket di Cikarang Dirampok, Satu Pelaku Ditangkap
-
Jumat, 25/05/2012 09:42 WIB
TNI Tak Tampik Kemungkinan Porsche Cayenne Pakai Nomor Palsu
-
Jumat, 25/05/2012 09:17 WIB
60 Anggota Resmob Polda Metro Jalani Psikotes Kepemilikan Senjata Api
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 07:19 WIB
Mabes Janji Usut Porsche Cayenne Berpelat Nomor TNI
-
Jumat, 25/05/2012 08:19 WIB
Jenderal Polisi di BIN Dilaporkan Aniaya 2 Anak Kandung yang Masih ABG
-
Jumat, 25/05/2012 08:03 WIB
Sekolah Harus Bisa Cegah Siswa Corat Coret Baju Rayakan Kelulusan
-
702 Komentar
-
265 Komentar
-
239 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
