Senin, 09/11/2009 06:11 WIB

Laporan dari Arab Saudi

Pemotongan Hewan untuk Bayar Denda Jamaah Calhaj Meningkat

M. Rizal Maslan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: M.Rizal/detikcom
Makkah - Semakin banyaknya jamaah calon haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia berdatangan ke Makkah Al Mukarrahmah, Arab Saudi untuk menunaikan Ibadah Haji. Di sela-sela melaksanakan puncak ibadah ini, banyak jamaah yang juga membayar denda atau disebut Dam.

Seperti pantauan detikcom bersama wartawan lainnya yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) PPIH Daker Makkah, banyak jamaah calon haji yang melaksanakan pemotongan hewan di Pasar Ka'akiyah, di Jl Umm Momen Umm Salmah, Makkah, Minggu (8/11/2009).

Di pasar Ka'akiyah ini, selain para jamaah haji bisa memilih berbagai hewan, seperti domba, kambing, sapi atau unta untuk disembelih sebagai pembayaran denda atau tebusan atas pelanggaran dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Terlihat juga sejumlah jamaah calon haji asal Indonesia dari beberapa kloter sedang melakukan transaksi pembelian kambing atau domba.

Begitu sampai lokasi pasar, para jamaah akan diserbu sejumlah orang berpakaian warna merah dan berkulit gelap untuk menawarkan hewan sembelihan. Mereka ini akan mengantarkan ke sejumlah pedagang hewan untuk melakukan transaksi.

Beragam jenis domba dan kambing, serta sapi dan unta yang diperjualbelikan. Harganya pun sangat bervariasi, tergantung jamaah yang menentukan keinginan, termasuk dengan melihat kocek uangnya.

Rata-rata kambing atau domba yang berkualitas bagus bisa dihargai sampai 800 Riyal Saudi. Tapi banyak juga yang berharga antara 150 Riyal Saudi sampai 500 Riyal Saudi.

"Yang relatif sedang bagi kita yang harganya 380 Riyal Saudi, kambingnya walau kecil tapi dagingya bagus," kata salah seorang jamaah calon haji asal Tangerang, Banten yang ditemui di tempat itu.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(zal/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%