Laporan dari Arab Saudi
Kelabui Pakai Ihram, Jamaah Calhaj RI Tertipu
Minggu, 08/11/2009 00:29 WIB
Makkah
Penipuan terhadap jemaah calon haji asal Indonesia semakin canggih saja. Para pelaku kriminal kini menggunakan modus pakai ihram atau menyamar menjadi jamaah untuk mengincar jamaah lainnya yang sedang beribadah umroh.
Salah satu korban yang tertipu pelaku kejahatan dengan modus ini adalah Nyak Sabun binti Umar dari Kloter 04 Banda Aceh.
Saat beristirahat dan hendak minum air zamzam seusai Sa'i pada Jum'at (6/11/2009) malam, dia tiba-tiba dihampiri seorang jamaah yang mengaku dari Indonesia dengan mengenakan pakaian ihram.
"Pria itu bertanya kenapa Ibu sendirian, lalu dijawab Bu Nyak, ya memang saya sedang istirahat karena capek jadi terpisah dengan rombongan saya. Pria itu lalu menawarkan untuk menemani karena sesama bangsa Indonesia harus saling menolong," kata Kepala Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan, Ali Saifuddin, yang ditemui di markasnya yang tidak jauh dari Masjidil Haram, Makkah, Sabtu (7/11/2009).
Menurut Ali, Nyak yang merupakan korban keenam ini memang akhirnya meminta bantuan kepada orang itu untuk mengantarkannya kembali ke rombongan. Pria yang dinilainya sangat sopan itu pun mengantar Nyak ke luar Masjidil Haram dan bertemu dengan teman pria itu.
"Lalu dengan sopan ditanya surat-suratnya dan disarankan agar menyimpan uang di tas bawaannya, agar praktis. Dia menuruti saran pria yang bersama temannya itu, lalu keduanya merampas tas dan menghilang di tengah kerumunan orang," ungkap Ali.
Atas kejadian ini Ali untuk kesekian kalinya meminta jemaah jangan mau melayani orang yang bertanya tas, paspor dan surat-surat lainnya.
"Karena petugas kita hanya mengecek gelang dan kartu pemondokan, kartu pemondokan itu pun kalau jamaah bingung pulang," jelasnya.
Akibat peristiwa itu, uang Nyak Sabun sebesar Rp 5 juta dan 2000 Riyal pun raib. Sementara itu, Kaslan bin Sakiman jamaah calon haji asal Kloter 04
Solo, hari ini menjadi korban ketujuh.
Pria berusia 64 tahun kelahiran Demak tersebut mengalami kecopetan saat akan
melaksanakan umroh sunnah di Masjidil Haram. "Saat dia turun dari taksi dan
hendak masuk Masjidil Haram, dia kaget ternyata tasnya sudah terbuka dan uang Rp 5 juta dan 2600 Riyal hilang," imbuh Ali.
Dari data Sektor Khusus ini, jamaah calon haji yang mengalami tindakan kriminal mencapai 7 orang. Sedangkan, jamaah yang tersesat setiap hari berkisar antara 20 sampai 30 orang.
(zal/lrn)
Salah satu korban yang tertipu pelaku kejahatan dengan modus ini adalah Nyak Sabun binti Umar dari Kloter 04 Banda Aceh.
Saat beristirahat dan hendak minum air zamzam seusai Sa'i pada Jum'at (6/11/2009) malam, dia tiba-tiba dihampiri seorang jamaah yang mengaku dari Indonesia dengan mengenakan pakaian ihram.
"Pria itu bertanya kenapa Ibu sendirian, lalu dijawab Bu Nyak, ya memang saya sedang istirahat karena capek jadi terpisah dengan rombongan saya. Pria itu lalu menawarkan untuk menemani karena sesama bangsa Indonesia harus saling menolong," kata Kepala Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan, Ali Saifuddin, yang ditemui di markasnya yang tidak jauh dari Masjidil Haram, Makkah, Sabtu (7/11/2009).
Menurut Ali, Nyak yang merupakan korban keenam ini memang akhirnya meminta bantuan kepada orang itu untuk mengantarkannya kembali ke rombongan. Pria yang dinilainya sangat sopan itu pun mengantar Nyak ke luar Masjidil Haram dan bertemu dengan teman pria itu.
"Lalu dengan sopan ditanya surat-suratnya dan disarankan agar menyimpan uang di tas bawaannya, agar praktis. Dia menuruti saran pria yang bersama temannya itu, lalu keduanya merampas tas dan menghilang di tengah kerumunan orang," ungkap Ali.
Atas kejadian ini Ali untuk kesekian kalinya meminta jemaah jangan mau melayani orang yang bertanya tas, paspor dan surat-surat lainnya.
"Karena petugas kita hanya mengecek gelang dan kartu pemondokan, kartu pemondokan itu pun kalau jamaah bingung pulang," jelasnya.
Akibat peristiwa itu, uang Nyak Sabun sebesar Rp 5 juta dan 2000 Riyal pun raib. Sementara itu, Kaslan bin Sakiman jamaah calon haji asal Kloter 04
Solo, hari ini menjadi korban ketujuh.
Pria berusia 64 tahun kelahiran Demak tersebut mengalami kecopetan saat akan
melaksanakan umroh sunnah di Masjidil Haram. "Saat dia turun dari taksi dan
hendak masuk Masjidil Haram, dia kaget ternyata tasnya sudah terbuka dan uang Rp 5 juta dan 2600 Riyal hilang," imbuh Ali.
Dari data Sektor Khusus ini, jamaah calon haji yang mengalami tindakan kriminal mencapai 7 orang. Sedangkan, jamaah yang tersesat setiap hari berkisar antara 20 sampai 30 orang.
(zal/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:50 WIB
Lembaga Survei Diingatkan Jaga Kredibilitas & Independensi di Pilkada DKI
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
