Sabtu, 07/11/2009 20:38 WIB

Program 100 Hari, Menteri PDT Kunjungi Warga Lebak foto

Didi Syafirdi - detikNews
Banten - Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lebak, Banten. Kunjungan ini dalam rangka program 100 hari mengentaskan daerah tertinggal.

"Pemerintah, khususnya kami ambil langkah inisiatif dengan melakukan percepatan daerah tertinggal," ujar Helmi dihadapan ratusan warga Desa Ciakar, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (8/11/2009).

Menurut Helmy, Kabupaten Lebak merupakan daerah yang memiliki banyak sumber daya alam yang cukup potensial untuk usaha pertanian, perkebunan dan pertambangan. Namun sampai saat ini potensi itu belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan sarana dan prasarana transportasi.

"Keterbatasan ini menyebabkan Kabupaten Lebak menjadi salah satu Kabupaten tertinggal," katanya.

Melihat kondisi ini, Helmy akan menempatkan beberapa instrumennya di Kabupaten Lebak, di antaranya Percepatan Pembangunan Sosial Ekonomi Daerah Tertinggal (P2SEDT) dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (P2IP).

"Diharapkan dapat meningkatkan pendapatan penduduk di daerah tertinggal," tandasnya.

Pada kunjungan ini Helmy juga memberikan bantuan berupa pengembangan lahan (bantuan bibit), pengolahan hasil karet dan 200 unit Pembangkit Listrik Tenaga Listrik (PLTS) kepada sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Lebak.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(did/lrn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%