Parade Puisi 'Negeri Para Bedebah' dan 'Buaya Mabok Duren'
Sabtu, 07/11/2009 19:47 WIB
Jakarta
Kriminalisasi terhadap dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, membuat banyak anggota masyarakat mengkespresikan protes dengan berbagai cara. Mereka kecewa karena bukti memenjarakan Bibit dan Chandra sangat lemah dan cenderung dibuat-buat. Adhie Massardi dan Alvin Lien mengekspresikan dengan menulis puisi.
Adhie dan Alvin akan meramaikan acara bertajuk 'Malam Seni Anti Korupsi' yang akan digelar pukul 20.00 WIB, Sabtu (7/11/2009) malam ini di area pelataran gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Acara ini akan diisi pembacaan puisi oleh Happy Salma, Adhie Massardi, Alvin Lie, Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER), dan penampilan lagu Franky Sahilatua dan Seniman Jalanan Jakarta (Senja).
Adhie akan membawakan puisi yang pernah ia bacakan saat demo di gedung KPK beberapa waktu lalu yang berjudul 'Negeri Para Bedebah'. Sedangkan Alvin Lie akan membacakan puisi 'Buaya Mabok Duren'.
Kepada detikcom, Alvin Lie mengaku sudah siap membacakan puisinya malam ini. "Sudah siap. Karena memang dari dulu saya juga suka baca puisi," kata Alvin yang merupakan mantan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Alvin menulis puisi 'Buaya Mabok Duren' pada 5 November 2009.
Berikut puisi Adhie dan Alvin:
Negeri Para Bedebah
karya: Adhie Massardi
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan
Buaya Mabok Duren
karya: Alvin Lie
Duren si raja buah
Harum aroma
Nikmat rasanya
Kebanggaan Indonesia
Duren kini lain lagi
Muncul di Mahkamah Konstitusi
Ini duren atau upeti
Bikin buaya lupa diri
Buaya mabok duren
Suara rakyat tak didengar
Buaya mabok duren
Tak jelas mana salah mana benar
Buaya mabok duren
Lukai rasa keadilan
Buaya mabok duren
Bikin rakyat naik pitam
Duren oh Duren
Buaya kok mabok duren
(asy/gah)
Adhie dan Alvin akan meramaikan acara bertajuk 'Malam Seni Anti Korupsi' yang akan digelar pukul 20.00 WIB, Sabtu (7/11/2009) malam ini di area pelataran gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Acara ini akan diisi pembacaan puisi oleh Happy Salma, Adhie Massardi, Alvin Lie, Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER), dan penampilan lagu Franky Sahilatua dan Seniman Jalanan Jakarta (Senja).
Adhie akan membawakan puisi yang pernah ia bacakan saat demo di gedung KPK beberapa waktu lalu yang berjudul 'Negeri Para Bedebah'. Sedangkan Alvin Lie akan membacakan puisi 'Buaya Mabok Duren'.
Kepada detikcom, Alvin Lie mengaku sudah siap membacakan puisinya malam ini. "Sudah siap. Karena memang dari dulu saya juga suka baca puisi," kata Alvin yang merupakan mantan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Alvin menulis puisi 'Buaya Mabok Duren' pada 5 November 2009.
Berikut puisi Adhie dan Alvin:
Negeri Para Bedebah
karya: Adhie Massardi
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan
Buaya Mabok Duren
karya: Alvin Lie
Duren si raja buah
Harum aroma
Nikmat rasanya
Kebanggaan Indonesia
Duren kini lain lagi
Muncul di Mahkamah Konstitusi
Ini duren atau upeti
Bikin buaya lupa diri
Buaya mabok duren
Suara rakyat tak didengar
Buaya mabok duren
Tak jelas mana salah mana benar
Buaya mabok duren
Lukai rasa keadilan
Buaya mabok duren
Bikin rakyat naik pitam
Duren oh Duren
Buaya kok mabok duren
(asy/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:50 WIB
Lembaga Survei Diingatkan Jaga Kredibilitas & Independensi di Pilkada DKI
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
