Penembakan Massal di AS
Korban Tewas Bertambah Jadi 13 Orang
Sabtu, 07/11/2009 03:42 WIB
Nidal Malik Hasan (AFP)
Jakarta
Korban tewas penembakan massal yang terjadi di pangkalan militer Fort Hood, Texas, Amerika Serikat, bertambah jadi 13 orang.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (6/11/2009), korban tewas ke-13 adalah seorang perempuan. Dengan tewasnya perempuan ini, maka total korban berjumlah 13 korban tewas dan 30 korban luka.
Dari 13 korban tewas, 12 di antaranya berasal dari militer. Sementara satu orang lagi adalah warga sipil.
Insiden penembakan itu terjadi pada Kamis, 5 November, sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Pelakunya adalah Mayor Nidal Malik Hasan yang merupakan psikiater militer yang ditempatkan di Fort Hood.
Dengan menenteng 2 senjata yang salah satunya semi otomatis, Hasan menembaki orang-orang yang tengah berada di Soldiers Readiness Processing Center. Tempat itu merupakan bangunan di mana para tentara menjalani pemeriksaan medis sebelum dikirim ke luar negeri.
Motif penembakan belum jelas. Namun beredar kabar bahwa Hasan marah karena dirinya akan ditempatkan ke Irak. Hasan yang mengalami luka tembak sebanyak 4 kali itu saat ini dia masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi tidak sadar namun stabil.
Presiden Barack Obama menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini. Obama menyebut penembakan di pangkalan militer Fort Hood di Texas itu 'luapan kekerasan yang mengerikan.'
"Mengerikan karena mereka harus ditembaki di pangkalan militer di tanah air Amerika," kata Obama seperti dikutip Reuters.
(sho/sho)
Seperti dilansir Reuters, Jumat (6/11/2009), korban tewas ke-13 adalah seorang perempuan. Dengan tewasnya perempuan ini, maka total korban berjumlah 13 korban tewas dan 30 korban luka.
Dari 13 korban tewas, 12 di antaranya berasal dari militer. Sementara satu orang lagi adalah warga sipil.
Insiden penembakan itu terjadi pada Kamis, 5 November, sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Pelakunya adalah Mayor Nidal Malik Hasan yang merupakan psikiater militer yang ditempatkan di Fort Hood.
Dengan menenteng 2 senjata yang salah satunya semi otomatis, Hasan menembaki orang-orang yang tengah berada di Soldiers Readiness Processing Center. Tempat itu merupakan bangunan di mana para tentara menjalani pemeriksaan medis sebelum dikirim ke luar negeri.
Motif penembakan belum jelas. Namun beredar kabar bahwa Hasan marah karena dirinya akan ditempatkan ke Irak. Hasan yang mengalami luka tembak sebanyak 4 kali itu saat ini dia masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi tidak sadar namun stabil.
Presiden Barack Obama menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini. Obama menyebut penembakan di pangkalan militer Fort Hood di Texas itu 'luapan kekerasan yang mengerikan.'
"Mengerikan karena mereka harus ditembaki di pangkalan militer di tanah air Amerika," kata Obama seperti dikutip Reuters.
(sho/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
