Laporan dari Arab Saudi
Lagi, Calhaj Jadi Korban Kriminal di Masjidil Haram
Sabtu, 07/11/2009 02:25 WIB
Jakarta
Naas nasib jamaah calon haji asal Surabaya, Jawa Timur, bernama Khaerun Abdul Rozak ini. Ketika akan berwudu di Masjidil Haram, uangnya diambil orang tidak dikenal. Modus yang digunakan sama dengan jamaah sebelumnya, yakni tasnya diambil saat akan masuk toilet.
Kherun pun kehilangan uang senilai Rp 8 Juta dan uang pecahan 155 real Arab Saudi yang dibawa kabur orang yang mengaku petugas haji dan berniat mengantarkan ke toilet. Kejadian itu terjadi saat Khaerun berada di tempat wudu Masjidil Haram, Makkah, Jumat (6/11/2009) siang.
Di tengah jalan, datang seorang pria dengan atribut menyerupai jamaah yang mengaku tersesat. Pria yang mengaku petugas itu kemudian berlagak memeriksa tas dan identitas jamaah itu, termasuk meminta izin untuk memeriksa tas Khaerun.
Merasa percaya dengan penampilan orang tersebut, Khaerun lantas menyerahkan begitu saja tas itu dan dibawa pergi untuk dicek secara elektronis. Tapi, karena lama ditunggu-tunggu orang yang membawa tasnya tidak datang juga, maka Khaerun kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Sektor Khusus Masjidil Haram.
Kepala Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan, Ali Saepudin, menduga ada persekongkolan antara pelaku dengan jamaah lain yang diperiksa. Indikasinya, sehari sebelumnya ada jamaah yang kehilangan tas yang mirip dengan tas yang digunakan jamaah palsu itu.
"Tas jamaah yang hilang itu dijadikan alat untuk memudahkan aksinya," tambahnya.
Ali mengimbau agar jamaah berhati-hati dengan orang yang tak dikenalnya, walaupun mengaku sebagai petugas. Jamaah juga diminta tidak mudah percaya dan tidak pernah menyerahkan tasnya ke pada siapa pun.
(zal/sho)
Kherun pun kehilangan uang senilai Rp 8 Juta dan uang pecahan 155 real Arab Saudi yang dibawa kabur orang yang mengaku petugas haji dan berniat mengantarkan ke toilet. Kejadian itu terjadi saat Khaerun berada di tempat wudu Masjidil Haram, Makkah, Jumat (6/11/2009) siang.
Di tengah jalan, datang seorang pria dengan atribut menyerupai jamaah yang mengaku tersesat. Pria yang mengaku petugas itu kemudian berlagak memeriksa tas dan identitas jamaah itu, termasuk meminta izin untuk memeriksa tas Khaerun.
Merasa percaya dengan penampilan orang tersebut, Khaerun lantas menyerahkan begitu saja tas itu dan dibawa pergi untuk dicek secara elektronis. Tapi, karena lama ditunggu-tunggu orang yang membawa tasnya tidak datang juga, maka Khaerun kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Sektor Khusus Masjidil Haram.
Kepala Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan, Ali Saepudin, menduga ada persekongkolan antara pelaku dengan jamaah lain yang diperiksa. Indikasinya, sehari sebelumnya ada jamaah yang kehilangan tas yang mirip dengan tas yang digunakan jamaah palsu itu.
"Tas jamaah yang hilang itu dijadikan alat untuk memudahkan aksinya," tambahnya.
Ali mengimbau agar jamaah berhati-hati dengan orang yang tak dikenalnya, walaupun mengaku sebagai petugas. Jamaah juga diminta tidak mudah percaya dan tidak pernah menyerahkan tasnya ke pada siapa pun.
(zal/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
