Kubu Chandra Nilai Alasan Polri Tak Tangkap Anggoro Konyol
Jumat, 06/11/2009 15:17 WIB
Jakarta
Alasan Polri untuk tidak menangkap tersangka dugaan korupsi sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) PT Masaro di Dephut, Anggoro Widjojo, yang kabur ke Singapura dinilai konyol.
"Polisi tidak menangkap Anggoro dengan alasan larangan untuk menemui tersangka hanya berlaku di KPK saja, di kepolisian kan tidak," ujar pengacara Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, Bambang Widjojanto, di Hotel Sultan, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (6/11/2009). Jumpa pers itu dihadiri oleh Chandra dan Bibit beserta tim pengacaranya.
Bambang menambahkan, kalau argumen ini jadi dasar, ketika lembaga lain ada yang menemukan teroris, misalnya, kita bisa saja mengatakan itu bukan urusan saya. "Apa seperti itu? Pernyataan tersebut (seolah ada landasan hukumnya), menyesatkan publik. Dan bagaiman publik bisa diyakinkan oleh pernyataan konyol seperti itu," kecamnya.
Dalam raker bersama Komisi III, Kapolri Jenderal BHD mengkonfirmasi jika Komjen Susno Duadji bertemu dengan Anggoro -- yang telah menjadi buronan KPK -- di Singapura. Akan tetapi BHD tidak menyinggung rekaman yang diputar di MK yang menyatakan Anggodo pergi ke Singapura untuk menemui Anggoro bersama Susno.
"Ini jelas bisa dihubungkan tapi dalam pernyataan kemarin tidak diungkapkan.
Kenapa kapolri menutup-nutupi itu? Ini distortif dan bagian dari rekayasa," tuding Bambang.
(amd/nrl)
"Polisi tidak menangkap Anggoro dengan alasan larangan untuk menemui tersangka hanya berlaku di KPK saja, di kepolisian kan tidak," ujar pengacara Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah, Bambang Widjojanto, di Hotel Sultan, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (6/11/2009). Jumpa pers itu dihadiri oleh Chandra dan Bibit beserta tim pengacaranya.
Bambang menambahkan, kalau argumen ini jadi dasar, ketika lembaga lain ada yang menemukan teroris, misalnya, kita bisa saja mengatakan itu bukan urusan saya. "Apa seperti itu? Pernyataan tersebut (seolah ada landasan hukumnya), menyesatkan publik. Dan bagaiman publik bisa diyakinkan oleh pernyataan konyol seperti itu," kecamnya.
Dalam raker bersama Komisi III, Kapolri Jenderal BHD mengkonfirmasi jika Komjen Susno Duadji bertemu dengan Anggoro -- yang telah menjadi buronan KPK -- di Singapura. Akan tetapi BHD tidak menyinggung rekaman yang diputar di MK yang menyatakan Anggodo pergi ke Singapura untuk menemui Anggoro bersama Susno.
"Ini jelas bisa dihubungkan tapi dalam pernyataan kemarin tidak diungkapkan.
Kenapa kapolri menutup-nutupi itu? Ini distortif dan bagian dari rekayasa," tuding Bambang.
(amd/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:39 WIB
Isu Pencapresan Ani Yudhoyono Tunjukkan PD Tak Solid
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:30 WIB
Polisi Pelajari Proyektil Peluru yang Ditembakkan Pencuri Motor di IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
278 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
