PO Box 9949
FPD: Silakan Lapor, Jangan untuk Memfitnah
Jumat, 06/11/2009 14:47 WIB
Jakarta
Presiden SBY membuka saluran pengaduan PO Box 9949 untuk melaporkan praktek mafia hukum. Namun begitu, masyarakat diingatkan saluran pengaduan itu tidak digunakan untuk memfitnah.
"Sampaikan kesaksian dan informasi dengan jelas. Silakan lapor asalkan jangan fitnah dan ngarang-ngarang," pinta Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Anas Urbaningrum kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Anas mengatakan, pembukaan PO Box 9949 oleh Presiden SBY karena Presiden ingin memberi jalan bagi para korban mafia hukum mengadukan masalahnya.
Karena itu, kata Anas, siapa saja yang selama ini diperlakukan tidak adil dan diperas oleh oknum aparat penegak hukum, apakah itu polisi, jaksa atau hakim, saatnya bicara secara terbuka.
"Masyarakat diharapkan menggunakan kesempatan ini secara benar. Sampaikan kesaksian dan informasi dengan jelas," ujar Anas.
Anas menambahkan, dengan pembukaan PO Box 9949 masyarakat juga bisa berperan mengganyang mafia hukum seperti yang disuarakan Presiden.
Menurut Anas, saatnya kini masyarakat makin berperan untuk mempersempit ruang bagi para mafia hukum yang bekerjasama dengan oknum-oknum aparat yang nakal. "Saatnya masyarakat ikut basmi oknum-oknum nakal," pungkasnya.
Dalam keterangan kepada pers kemarin (5/11) di Kantor Kepresidenan, Presiden SBY mengatakan membuka PO Box 9949 JKT 10000 untuk melaporkan mafia hukum. Dalam laporan itu, SBY minta diberi kode 'GM' yang artinya ganyang mafia.
(Rez/yid)
"Sampaikan kesaksian dan informasi dengan jelas. Silakan lapor asalkan jangan fitnah dan ngarang-ngarang," pinta Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Anas Urbaningrum kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Anas mengatakan, pembukaan PO Box 9949 oleh Presiden SBY karena Presiden ingin memberi jalan bagi para korban mafia hukum mengadukan masalahnya.
Karena itu, kata Anas, siapa saja yang selama ini diperlakukan tidak adil dan diperas oleh oknum aparat penegak hukum, apakah itu polisi, jaksa atau hakim, saatnya bicara secara terbuka.
"Masyarakat diharapkan menggunakan kesempatan ini secara benar. Sampaikan kesaksian dan informasi dengan jelas," ujar Anas.
Anas menambahkan, dengan pembukaan PO Box 9949 masyarakat juga bisa berperan mengganyang mafia hukum seperti yang disuarakan Presiden.
Menurut Anas, saatnya kini masyarakat makin berperan untuk mempersempit ruang bagi para mafia hukum yang bekerjasama dengan oknum-oknum aparat yang nakal. "Saatnya masyarakat ikut basmi oknum-oknum nakal," pungkasnya.
Dalam keterangan kepada pers kemarin (5/11) di Kantor Kepresidenan, Presiden SBY mengatakan membuka PO Box 9949 JKT 10000 untuk melaporkan mafia hukum. Dalam laporan itu, SBY minta diberi kode 'GM' yang artinya ganyang mafia.
(Rez/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
