Lama Tak Muncul
Susno Muncul di DPR Karena Merasa Punya Teman
Jumat, 06/11/2009 14:41 WIB
Jakarta
Sosiololog Thamrin Amal Tomagola punya penilaian tersendiri soal kehadiran Komjen Susno Duadji dalam rapat dengan Komisi III DPR semalam. Menurutnya, kehadiran Susno karena dia merasa punya 'teman' di DPR.
"Kalau bahasa anak-anak muda dia cari 'teman' lah. Dan dia merasa DPR ini temannya, jadi dia mau datang ke DPR," ujar Thamrin di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Thamrin menduga Susno merasa DPR sebagai 'teman'-nya karena keduanya dinilai punya kemiripan kepentingan. Baik Polri, DPR, dan juga Kejaksaan Agung (Kejagung) selama ini disebut-sebut ingin mempreteli kewenangan KPK.
"Tahu sendiri DPR yang 2004-2009 dan juga Polri dan Kejagung kan dianggap selama ini ingin mempreteli KPK. Nah, disitulah mungkin merasa punya teman," ujar sosiolog asal Universitas Indonesia ini.
Thamrin menilai, pertemuan Kapolri-Komisi III yang berlangsung semalam tidak menjernihkan masalah apapun. Dia melihat, pertemuan semalam justru menimbulkan masalah baru daripada menyelesaikan masalah. DPR misalnya, justru malah mendukung upaya Polri agar tidak diobok-obok institusi penegeak hukum lainnya.
Thamrin melihat justru ada semacam persaingan lembaga negara dari pertemuan Komisi III DPR-Polri. Polri minta dukungan kepada DPR, seperti KPK yang didukung Mahkamah Konstitusi (MK).
Lalu kenapa Polri menggandeng DPR? "Karena DPR lembaga politik yang kuat. Sama seperti Mahkamah Konstitusi yang mendukung KPK," ujar Thamrin.
(Rez/gah)
"Kalau bahasa anak-anak muda dia cari 'teman' lah. Dan dia merasa DPR ini temannya, jadi dia mau datang ke DPR," ujar Thamrin di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/11/2009).
Thamrin menduga Susno merasa DPR sebagai 'teman'-nya karena keduanya dinilai punya kemiripan kepentingan. Baik Polri, DPR, dan juga Kejaksaan Agung (Kejagung) selama ini disebut-sebut ingin mempreteli kewenangan KPK.
"Tahu sendiri DPR yang 2004-2009 dan juga Polri dan Kejagung kan dianggap selama ini ingin mempreteli KPK. Nah, disitulah mungkin merasa punya teman," ujar sosiolog asal Universitas Indonesia ini.
Thamrin menilai, pertemuan Kapolri-Komisi III yang berlangsung semalam tidak menjernihkan masalah apapun. Dia melihat, pertemuan semalam justru menimbulkan masalah baru daripada menyelesaikan masalah. DPR misalnya, justru malah mendukung upaya Polri agar tidak diobok-obok institusi penegeak hukum lainnya.
Thamrin melihat justru ada semacam persaingan lembaga negara dari pertemuan Komisi III DPR-Polri. Polri minta dukungan kepada DPR, seperti KPK yang didukung Mahkamah Konstitusi (MK).
Lalu kenapa Polri menggandeng DPR? "Karena DPR lembaga politik yang kuat. Sama seperti Mahkamah Konstitusi yang mendukung KPK," ujar Thamrin.
(Rez/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
