DPR Cenderung Dukung Polri, Harusnya Bibit & Chandra Juga Dipanggil
Jumat, 06/11/2009 09:13 WIB
Jakarta
Kecenderungan DPR membela Polri saat raker Komisi III (Komisi Hukum) dengan Kapolri pada Kamis (5/11) disayangkan kuasa hukum KPK. Seharusnya selain Polri, DPR juga memanggil Bibit S Rianto dan Chandra Hamzah agar dapat mengkonfirmasikan pernyataan Kapolri.
"Ya mestinya DPR harusnya bisa wakili aspirasi masyarakat. Dan mestinya yang dipanggil kemarin tidak hanya Kapolri, tapi juga Bibit dan Chandra, sehingga bisa menjelaskan apa yang diomongkan Kapolri," ujar pengacara Bibit-Chandra, Ahmad Rivai, pada detikcom, Jumat (6/11/2009).
Ahmad juga menyayangkan penjelasan Kapolri yang kembali menggunakan statemen Ari Muladi yang mengatakan telah memberikan uang kepada pimpinan KPK untuk 'penyelesaian' kasus Anggoro Widjojo. Padahal Ari sendiri sudah mencabut keterangannya.
"Apa yang dikatakan Kapolri sama. Itu nggak rasional dibawa ke DPR, apalagi DPR nggak memanggil Bibit dan Chandra," tuturnya.
Setelah melihat rekaman tersebut, seharusnya kepolisian dapat lebih serius melakukan reformasi birokrasi. "Kalau terjadi seperti ini yang rugi bangsa Indonesia, karena koruptor dan mafioso mendapat ruang dan berjalan begitu luar biasa," ujar Ahmad.
Dalam raker Komisi III dengan Polri yang berakhir pukul 02.30 WIB, Kapolri banyak mendapat dukungan. Bahkan Fraksi Golkar meminta Kapolri tidak meluluskan permintaan Komjen Susno Duadji untuk mengundurkan diri sementara. Komisi III pada raker mendatang akan mempertemukan Kejagung, Polri dan KPK untuk mengklirkan masalah ini. Namun tak dijelaskan apakah Bibit dan Chandra juga akan dipanggil.
(amd/nrl)
Kecenderungan DPR membela Polri saat raker Komisi III (Komisi Hukum) dengan Kapolri pada Kamis (5/11) disayangkan kuasa hukum KPK. Seharusnya selain Polri, DPR juga memanggil Bibit S Rianto dan Chandra Hamzah agar dapat mengkonfirmasikan pernyataan Kapolri.
"Ya mestinya DPR harusnya bisa wakili aspirasi masyarakat. Dan mestinya yang dipanggil kemarin tidak hanya Kapolri, tapi juga Bibit dan Chandra, sehingga bisa menjelaskan apa yang diomongkan Kapolri," ujar pengacara Bibit-Chandra, Ahmad Rivai, pada detikcom, Jumat (6/11/2009).
Ahmad juga menyayangkan penjelasan Kapolri yang kembali menggunakan statemen Ari Muladi yang mengatakan telah memberikan uang kepada pimpinan KPK untuk 'penyelesaian' kasus Anggoro Widjojo. Padahal Ari sendiri sudah mencabut keterangannya.
"Apa yang dikatakan Kapolri sama. Itu nggak rasional dibawa ke DPR, apalagi DPR nggak memanggil Bibit dan Chandra," tuturnya.
Setelah melihat rekaman tersebut, seharusnya kepolisian dapat lebih serius melakukan reformasi birokrasi. "Kalau terjadi seperti ini yang rugi bangsa Indonesia, karena koruptor dan mafioso mendapat ruang dan berjalan begitu luar biasa," ujar Ahmad.
Dalam raker Komisi III dengan Polri yang berakhir pukul 02.30 WIB, Kapolri banyak mendapat dukungan. Bahkan Fraksi Golkar meminta Kapolri tidak meluluskan permintaan Komjen Susno Duadji untuk mengundurkan diri sementara. Komisi III pada raker mendatang akan mempertemukan Kejagung, Polri dan KPK untuk mengklirkan masalah ini. Namun tak dijelaskan apakah Bibit dan Chandra juga akan dipanggil.
(amd/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 00:10 WIB
Penetapan DPT oleh KPUD DKI Jakarta Ditunda
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
262 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
