Transportasi Jamaah Calhaj Ruwet, PPIH Rapat di Jeddah
Jumat, 06/11/2009 07:50 WIB
Makkah
Penanganan transportasi bagi jamaah calon haji Indonesia di Makkah menjadi pembahasan serius, sebab setiap tahun selalu ruwet. Oleh sebab itu, perlu jalan keluar agar tidak diprotes para jamaah calon haji.
Demikian fokus pembahasan dalam rapat evaluasi pelaksanaan tugas dan rapat koordinasi penyambutan kedatangan tim pengawas DPR RI, DPD RI, Amirul Hajj dan jemaah haji gelombang kedua, di Kantor Teknis Urusan Haji Konjen RI Jeddah, Kamis (5/11/2009).
Dalam pertemuan, Wakil Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah bidang Transportasi Mahdi Guna mengatakan, masalah transpostasi calhaj antara lain sopir cabutan yang mengemudikan bis-bis pengangkut jamaah, bis-bis buatan Cina yang sering mengalami gangguan mesin, dan beberapa sikap pihak Saudi yang pragmatis dalam arti mau untung besar saja.
"Sopir cabutan dari Suriah dan Mesir kurang komitmen melayani jamaah. Kami akan lacak ini hal ini, karena jangan-jangan mereka tidak mendapatkan kesejahteraan yang layak dari pihak Saudi yang mempekerjakannya. Mereka juga gampang membelot. Belum lagi bis-bis buatan Cina yang mesinnya ngadat," ungkap Mahdi.
Sementara staf Departemen Perhubungan bernama Ahmadi menambahkan, bis-bis produk Cina memang di desain untuk menempuh perjalanan jauh. Namun, bila harus ngetem lama dan menempuh rute yang padat, dan macet, maka mesinnya jadi ngadat.
"Pada saat jalan menanjak saja para supir tidak mau menambah penumpang di luar kapasitas tempat duduk. Akibatnya jemaah harus bersabar menunggu. Selain itu kami juga melihat adanya sikap pragmatis pengusaha Saudi, yang ingin menghemat cost dengan menghemat pemakaian bis untuk mengantar jemput jemaah," ujarnya.
Menurut Mahdi, para sopir Mesir dan Suriah tersebut walaupun sudah menyerahkan nomor selulernya, tapi sering tidak bisa dihubungi saat dibutuhkan. Keadaan yang sangat merepotkan ini baru bisa dipecahkan bila petugas Indonesia mengajak langsung warga Saudi bernama Abdul Azis Bawazir.
"Bila sudah kita ajak Bawazir, langsung para sopir Mesir dan Suriah mau jalan. Kalau kita cuma mengadukan tidak mengajak langsung Bawazir ke lapangan, tetap saja sopir-sopir itu membandel," katanya.
Melihat keadaan yang seperti ini, Wakil Ketua I PPIH Arab Saudi Zaenal Abidin Supi meminta petugas segera mencari jalan keluar, karena kian hari akan makin banyak jamaah yang masuk Makkah.
"Saya tahu jemaah memang banyak yang protes, katanya dijemput sejam lagi, ternyata sudah tiga jam tidak juga dijemput. Tapi petugas harus tetap melayani jangan malah meninggalkan jemaah. Kalau didampingi petugas, minimal jemaah merasa diayomi," pinta dia.
(zal/irw)
Demikian fokus pembahasan dalam rapat evaluasi pelaksanaan tugas dan rapat koordinasi penyambutan kedatangan tim pengawas DPR RI, DPD RI, Amirul Hajj dan jemaah haji gelombang kedua, di Kantor Teknis Urusan Haji Konjen RI Jeddah, Kamis (5/11/2009).
Dalam pertemuan, Wakil Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah bidang Transportasi Mahdi Guna mengatakan, masalah transpostasi calhaj antara lain sopir cabutan yang mengemudikan bis-bis pengangkut jamaah, bis-bis buatan Cina yang sering mengalami gangguan mesin, dan beberapa sikap pihak Saudi yang pragmatis dalam arti mau untung besar saja.
"Sopir cabutan dari Suriah dan Mesir kurang komitmen melayani jamaah. Kami akan lacak ini hal ini, karena jangan-jangan mereka tidak mendapatkan kesejahteraan yang layak dari pihak Saudi yang mempekerjakannya. Mereka juga gampang membelot. Belum lagi bis-bis buatan Cina yang mesinnya ngadat," ungkap Mahdi.
Sementara staf Departemen Perhubungan bernama Ahmadi menambahkan, bis-bis produk Cina memang di desain untuk menempuh perjalanan jauh. Namun, bila harus ngetem lama dan menempuh rute yang padat, dan macet, maka mesinnya jadi ngadat.
"Pada saat jalan menanjak saja para supir tidak mau menambah penumpang di luar kapasitas tempat duduk. Akibatnya jemaah harus bersabar menunggu. Selain itu kami juga melihat adanya sikap pragmatis pengusaha Saudi, yang ingin menghemat cost dengan menghemat pemakaian bis untuk mengantar jemput jemaah," ujarnya.
Menurut Mahdi, para sopir Mesir dan Suriah tersebut walaupun sudah menyerahkan nomor selulernya, tapi sering tidak bisa dihubungi saat dibutuhkan. Keadaan yang sangat merepotkan ini baru bisa dipecahkan bila petugas Indonesia mengajak langsung warga Saudi bernama Abdul Azis Bawazir.
"Bila sudah kita ajak Bawazir, langsung para sopir Mesir dan Suriah mau jalan. Kalau kita cuma mengadukan tidak mengajak langsung Bawazir ke lapangan, tetap saja sopir-sopir itu membandel," katanya.
Melihat keadaan yang seperti ini, Wakil Ketua I PPIH Arab Saudi Zaenal Abidin Supi meminta petugas segera mencari jalan keluar, karena kian hari akan makin banyak jamaah yang masuk Makkah.
"Saya tahu jemaah memang banyak yang protes, katanya dijemput sejam lagi, ternyata sudah tiga jam tidak juga dijemput. Tapi petugas harus tetap melayani jangan malah meninggalkan jemaah. Kalau didampingi petugas, minimal jemaah merasa diayomi," pinta dia.
(zal/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:39 WIB
Isu Pencapresan Ani Yudhoyono Tunjukkan PD Tak Solid
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:30 WIB
Polisi Pelajari Proyektil Peluru yang Ditembakkan Pencuri Motor di IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
278 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
