detikcom

Kapolri Baru Buka 10%, FPKB Minta Kapolri Buka-bukaan

Gunawan Mashar - detikNews
Kamis, 05/11/2009 22:02 WIB
Jakarta Rapat dengar pendapat antara Komisi III dengan Kapolri diwarnai dengan berbagai pertanyaan anggota Komisi dari berbagai fraksi. Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Lukman Edy menilai penjelasan Kapolri masih sepuluh persen dari kebutuhan informasi yang dibutuhkan. Kapolri diminta membuka secara total tanpa merasa malu dan tidak enak.

"Ini baru 10 persen yang terbuka, saya harapkan bisa dibuka semua. Sehingga kita Polri merubah opini publik bahwa Polri tidak melakukan kriminalisasi kepada KPK," ujar Lukman Edy dalam rapat Komisi III di Gedung DPR DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2009).

Menurut Lukman, Polri harus bisa memberikan rasionalisasi atas semua tindakan hukumnya selama ini. Salah satunya, dengan menjawab keraguan masyarakat soal apakah kasus ini berawal dari testimoni mantan Ketua KPK, Antasari Azhar atau kasus lain.

"Benarkah bahwa ini semua diawali oleh testimoni Antasari? Pak Kapolri harus jawab itu, biar semua menjadi jelas," tambah pria Tambun ini.

Lukman juga meminta Kapolri memberikan tanggapannya atas semua 'tekanan' publik terkait kasus Bibit dan Chandra. "Kami minta kepada Kapolri untuk menjelaskan, bagaimana perasaan anda menghadapi ini semua," pinta Lukman.

Hingga saat ini rapat kerja antara Komisi III dengan Kapolri masih berlangsung dengan pertanyaan-pertanyaan dari semua anggota Komisi III. Setelah 9 anggota Komisi selsai, baru kapolri akan menjawab pertanyaan itu.

(her/yid)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel