Sidang Antasari
Antasari Tidak Mau Komentari Kesaksian Rhani
Kamis, 05/11/2009 20:32 WIB
Jakarta
Sidang Antasari dengan agenda mendengar keterangan Rhani telah rampung digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Antasari menyerahkan sepenuhnya keterangan Rhani pada Majelis Hakim.
"Kita serahkan ke Majelis Hakim, kalau mau tanya, silahkan tanya kuasa hukum saya. Saya inginnya tetap kondusif saja persidangan," ujar Antasari, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2009).
Usai persidangan, Antasari langsung dibawa oleh para petugas kejaksaan ke dalam mobil Innova hitam meninggalkan PN Jakarta Selatan.
Jadi Saksi 6 Jam, Rhani Banyak Tidak Tahu
Di tempat yang sama, salah satu pengacara Antasari menuturkan jika, Rhani yang memberikan kesaksian selama 6 jam, lebih banyak menjawab tidak tahu dan berputar-putar dalam menjawab pertanyaan.
"Dia banyak menjawab tidak tahu. Keterangannya banyak berputar-putar," ujar salah satu pengacara Antasari, Hotma Sitompul.
Selain itu, Rhani juga memberikan keterangan yang berbeda dengan BAP yang telah ia buat sebelumnya ketika diperiksa penyidik.
"BAP Rhani yang menyebabkan sidang ini ditutup bertentangan dengan kesaksianya di persidangan ini, jadi tidak logis," tambah Hotma.
Hotma pun menyayangkan pembuatan BAP Rhani yang terkesan eksklusif karena dibuat tidak di kantor polisi. "BAP Rhani tidak benar karena dibuatnya di Hotel, di restoran, di apartemen, itu tidak benar harusnya di kantor polisi," pungkas Hotma kesal.
(her/gah)
"Kita serahkan ke Majelis Hakim, kalau mau tanya, silahkan tanya kuasa hukum saya. Saya inginnya tetap kondusif saja persidangan," ujar Antasari, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2009).
Usai persidangan, Antasari langsung dibawa oleh para petugas kejaksaan ke dalam mobil Innova hitam meninggalkan PN Jakarta Selatan.
Jadi Saksi 6 Jam, Rhani Banyak Tidak Tahu
Di tempat yang sama, salah satu pengacara Antasari menuturkan jika, Rhani yang memberikan kesaksian selama 6 jam, lebih banyak menjawab tidak tahu dan berputar-putar dalam menjawab pertanyaan.
"Dia banyak menjawab tidak tahu. Keterangannya banyak berputar-putar," ujar salah satu pengacara Antasari, Hotma Sitompul.
Selain itu, Rhani juga memberikan keterangan yang berbeda dengan BAP yang telah ia buat sebelumnya ketika diperiksa penyidik.
"BAP Rhani yang menyebabkan sidang ini ditutup bertentangan dengan kesaksianya di persidangan ini, jadi tidak logis," tambah Hotma.
Hotma pun menyayangkan pembuatan BAP Rhani yang terkesan eksklusif karena dibuat tidak di kantor polisi. "BAP Rhani tidak benar karena dibuatnya di Hotel, di restoran, di apartemen, itu tidak benar harusnya di kantor polisi," pungkas Hotma kesal.
(her/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:39 WIB
Isu Pencapresan Ani Yudhoyono Tunjukkan PD Tak Solid
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:30 WIB
Polisi Pelajari Proyektil Peluru yang Ditembakkan Pencuri Motor di IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
278 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
