PPI Australia: People Power Lawan Ketidakadilan
Kamis, 05/11/2009 18:03 WIB
Adelaide
PPI Australia (PPIA) mengajak segenap warga dan komunitas pelajar Indonesia untuk senantiasa menyemai benih people power sebagai simbol gerakan perlawanan terhadap ketidakadilan.
Demikian pernyataan sikap Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Pusat yang diterima detikcom melalui surat elektronik, Kamis (5/11/2009) petang ini atau siang WIB.
PPIA menilai saat ini partai politik dan politisi lumpuh dan bersembunyi sebagai pengecut di bawah ketiak kekuasaan.
Gerakan moral ini diharapkan menjadi instrumen taktis dan strategis untuk mengimbangi kebijakan pemerintah dan lembaga negara yang dirasa berseberangan dengan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.
PPIA menghimbau agar publik tidak silau dengan konflik antarlembaga penegak hukum, sehingga melupakan penyelesaikan kasus yang lebih besar terkait Bank Century.
Kasus ini diduga menjadi salah satu pemicu konflik antarlembaga penegak hukum, yang diperkirakan melibatkan lebih banyak lagi oknum-oknum dalam lembaga pemerintahan dan institusi penegak hukum nasional.
Presiden
PPIA juga meminta presiden untuk tidak berdiam diri saja saat nurani rakyat terkoyak akibat hilangnya rasa keadilan. Presiden hendaknya bisa menimbang secara cermat aspek maslahat dan mudarat dari setiap sikap dan keputusannya guna menjaga kepentingan bangsa yang lebih besar.
Jika rakyat membutuhkan tindakan nyata, maka presiden diharapkan mampu tanggap dan mendengar suara rakyat secara cermat, dengan tetap berusaha menjaga keseimbangan sistem yang ada.
Realitas konflik kepentingan dalam sistem penegakan hukum nasional ini hendaknya membuka mata pemerintah bahwa ternyata rakyat tidak hanya butuh dikenyangkan perutnya, melainkan juga perlu dipenuhi kebutuhannya akan rasa adil yang telah lama sirna.
(es/es)
Demikian pernyataan sikap Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Pusat yang diterima detikcom melalui surat elektronik, Kamis (5/11/2009) petang ini atau siang WIB.
PPIA menilai saat ini partai politik dan politisi lumpuh dan bersembunyi sebagai pengecut di bawah ketiak kekuasaan.
Gerakan moral ini diharapkan menjadi instrumen taktis dan strategis untuk mengimbangi kebijakan pemerintah dan lembaga negara yang dirasa berseberangan dengan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.
PPIA menghimbau agar publik tidak silau dengan konflik antarlembaga penegak hukum, sehingga melupakan penyelesaikan kasus yang lebih besar terkait Bank Century.
Kasus ini diduga menjadi salah satu pemicu konflik antarlembaga penegak hukum, yang diperkirakan melibatkan lebih banyak lagi oknum-oknum dalam lembaga pemerintahan dan institusi penegak hukum nasional.
Presiden
PPIA juga meminta presiden untuk tidak berdiam diri saja saat nurani rakyat terkoyak akibat hilangnya rasa keadilan. Presiden hendaknya bisa menimbang secara cermat aspek maslahat dan mudarat dari setiap sikap dan keputusannya guna menjaga kepentingan bangsa yang lebih besar.
Jika rakyat membutuhkan tindakan nyata, maka presiden diharapkan mampu tanggap dan mendengar suara rakyat secara cermat, dengan tetap berusaha menjaga keseimbangan sistem yang ada.
Realitas konflik kepentingan dalam sistem penegakan hukum nasional ini hendaknya membuka mata pemerintah bahwa ternyata rakyat tidak hanya butuh dikenyangkan perutnya, melainkan juga perlu dipenuhi kebutuhannya akan rasa adil yang telah lama sirna.
(es/es)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
261 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
.gif)

_2.gif)
