Imam Prasodjo Cium Kebohongan Soal Keberadaan Anggodo
Kamis, 05/11/2009 11:36 WIB
Foto: dok/detikcom
Jakarta
Sosiolog UI Imam B Prasodjo heran mengamati simpang siur keberadaan Anggodo Widjojo. Imam mencium kebohongan.
"Saya belum tahu siapa yang bohong. Ada dua kemungkinan, itu advokatnya (Bonaran Situmeang) atau Kepolisian karena mendapat reaksi keras dari Tim 8," kata Imam saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (5/11/2009).
Salah satu yang mencolok, menurut Imam, statement Kapolri yang menyatakan Anggodo Widjojo masih di Mabes. Menurut Imam ini adalah efek dari reaksi keras tim 8 yang kecewa karena mendengar kabar Anggodo dilepas.
"Kalau melihat statement Kapoli, masuk akal berubah pikiran melihat reaksi Tim 8. Ini membuat saya belum tahu mana yang mencla-mencle," ungkap Imam.
Sebelumnya, Bonaran Situmeang mengatakan jika Anggodo telah dilepas Polri tadi malam. Bonaran juga sempat mengira jika kliennya itu sedang bersantai di rumahnya. Namun tak berapa lama, Bonaran melarat pernyataannya setelah polisi menyatakan Anggodo masih berada di Mabes Polri.
Berita keluarnya Anggodo semalam menjadi headline mayoritas koran Ibukota edisi hari ini. Anggodo disebut bebas. Dua kameraman televisi juga menangkap keluarnya Anggodo. Informasi ini menyebabkan anggota Tim 8 kecewa dan mengancam mundur.
Kapolri Jenderal BHD lantas memastikan Anggodo masih di Mabes Polri, belum pernah keluar sejak diperiksa pada Selasa malam. Namun anak buahnya, Kombes Raja Erizman menyatakan, Anggodo sempat keluar dari Mabes Polri untuk mengambil barang bukti, lalu kembali lagi dan hingga kini masih di Mabes Polri.
Cukup Bukti Menahan
Imam menyayangkan kalau ternyata Anggodo dibebaskan. Menurutnya Polri sudah memiliki cukup bukti untuk menahan Anggodo.
"Rekaman sudah dibuka dan gamblang, kok dibilang belum ada bukti. Kan aneh," kata Imam.
Imam berharap Presiden SBY memperhatikan kejadian ini. Ini adalah saat yang baik untuk melakukan reformasi di tubuh Kepolisian.
"Kalau seandainya SBY mau, ini entry point melakukan reformasi Polri, mumpung masyarakat secara blak-blakan melakukan dukungan. Selagi intervensi tidak untuk hal-hal negatif orang akan approve," tandasnya.
(van/nrl)
"Saya belum tahu siapa yang bohong. Ada dua kemungkinan, itu advokatnya (Bonaran Situmeang) atau Kepolisian karena mendapat reaksi keras dari Tim 8," kata Imam saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (5/11/2009).
Salah satu yang mencolok, menurut Imam, statement Kapolri yang menyatakan Anggodo Widjojo masih di Mabes. Menurut Imam ini adalah efek dari reaksi keras tim 8 yang kecewa karena mendengar kabar Anggodo dilepas.
"Kalau melihat statement Kapoli, masuk akal berubah pikiran melihat reaksi Tim 8. Ini membuat saya belum tahu mana yang mencla-mencle," ungkap Imam.
Sebelumnya, Bonaran Situmeang mengatakan jika Anggodo telah dilepas Polri tadi malam. Bonaran juga sempat mengira jika kliennya itu sedang bersantai di rumahnya. Namun tak berapa lama, Bonaran melarat pernyataannya setelah polisi menyatakan Anggodo masih berada di Mabes Polri.
Berita keluarnya Anggodo semalam menjadi headline mayoritas koran Ibukota edisi hari ini. Anggodo disebut bebas. Dua kameraman televisi juga menangkap keluarnya Anggodo. Informasi ini menyebabkan anggota Tim 8 kecewa dan mengancam mundur.
Kapolri Jenderal BHD lantas memastikan Anggodo masih di Mabes Polri, belum pernah keluar sejak diperiksa pada Selasa malam. Namun anak buahnya, Kombes Raja Erizman menyatakan, Anggodo sempat keluar dari Mabes Polri untuk mengambil barang bukti, lalu kembali lagi dan hingga kini masih di Mabes Polri.
Cukup Bukti Menahan
Imam menyayangkan kalau ternyata Anggodo dibebaskan. Menurutnya Polri sudah memiliki cukup bukti untuk menahan Anggodo.
"Rekaman sudah dibuka dan gamblang, kok dibilang belum ada bukti. Kan aneh," kata Imam.
Imam berharap Presiden SBY memperhatikan kejadian ini. Ini adalah saat yang baik untuk melakukan reformasi di tubuh Kepolisian.
"Kalau seandainya SBY mau, ini entry point melakukan reformasi Polri, mumpung masyarakat secara blak-blakan melakukan dukungan. Selagi intervensi tidak untuk hal-hal negatif orang akan approve," tandasnya.
(van/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 23:57 WIB
Duh! Satpol PP Mencuri di Kantor Pemrtintahan Lampung
-
Kamis, 24/05/2012 23:42 WIB
Truk Tangki Tabrak Kontainer, Tangan Sopir Putus Akibat Terjepit
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di Bundaran HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
702 Komentar
-
261 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
