Anggodo Dibebaskan
Buyung: Pasti Masyarakat akan Marah, Bisa Tak Terkendali
Rabu, 04/11/2009 22:53 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta
Mabes Polri akhirnya membebaskan adik buron koruptor Anggoro Widjojo, Anggodo Widjojo plus memberikan perlindungan kepadanya. Pembebasan Anggodo ini pasti akan membuat masyarakat marah.
"Memang ini jadi tanda tanya ya. Dari tadi kita sudah bicarakan, sudah wanti-wanti pada Kapolri dan Menkopolhukam supaya jangan sampai lepas Anggodo ini," ujar Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution dengan nada tinggi dan berapi-api.
Hal itu dia katakan Adnan Buyung usai acara pertemuan Tim 8 dengan pimpinan media massa di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2009).
"Kalau ini sampai terjadi, pasti masyarakat akan marah. Akan bergolak lagi keadaan sekarang ini. Dan mungkin tidak bisa terkendali nantinya," imbuh Buyung.
Sebelumnya, saat pertemuan dengan Kapolri dan beberapa penyidik Polri yang namanya disebut dalam rekaman yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK), Tim mewanti-wanti Kapolri agar Anggodo tetap ditahan.
Jika tidak, masyarakat akan marah dan semakin curiga kalau polisi main-main dengan kasus ini.
"Kalau dia dilepas, masyarakat akan makin curiga kok bisa dilepas, wah sakti sekali Anggodo ini. Padahal dari rekaman jelas sekali kalau dia terlibat," kata Buyung.
Sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna mengatakan, sejak diperiksa Selasa 3 November pukul 23.00 WIB, penyidik belum menemukan alat bukti yang bisa menjadikan Anggodo tersangka. Padahal, penyidik hanya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk bisa memeriksa Anggodo.
(nwk/nwk)
"Memang ini jadi tanda tanya ya. Dari tadi kita sudah bicarakan, sudah wanti-wanti pada Kapolri dan Menkopolhukam supaya jangan sampai lepas Anggodo ini," ujar Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution dengan nada tinggi dan berapi-api.
Hal itu dia katakan Adnan Buyung usai acara pertemuan Tim 8 dengan pimpinan media massa di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2009).
"Kalau ini sampai terjadi, pasti masyarakat akan marah. Akan bergolak lagi keadaan sekarang ini. Dan mungkin tidak bisa terkendali nantinya," imbuh Buyung.
Sebelumnya, saat pertemuan dengan Kapolri dan beberapa penyidik Polri yang namanya disebut dalam rekaman yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK), Tim mewanti-wanti Kapolri agar Anggodo tetap ditahan.
Jika tidak, masyarakat akan marah dan semakin curiga kalau polisi main-main dengan kasus ini.
"Kalau dia dilepas, masyarakat akan makin curiga kok bisa dilepas, wah sakti sekali Anggodo ini. Padahal dari rekaman jelas sekali kalau dia terlibat," kata Buyung.
Sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna mengatakan, sejak diperiksa Selasa 3 November pukul 23.00 WIB, penyidik belum menemukan alat bukti yang bisa menjadikan Anggodo tersangka. Padahal, penyidik hanya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk bisa memeriksa Anggodo.
(nwk/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
