detikcom
Selasa, 03/11/2009 09:32 WIB

Bibit & Chandra Ditahan

Sidang MK Bisa Diikuti Langsung Lewat Internet

Shohib Masykur - detikNews
Jakarta - Persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengagendakan pembukaan rekaman yang diduga berisi rekayasa kriminalisasi KPK bisa diakses oleh publik secara langsung lewat internet. Live streaming persidangan itu bisa dilihat di website MK.

"Semua sidang MK bisa dilihat secara live dari website MK," kata Sekjen MK Janedjri M Gaffar saat dihubungi detikcom, Selasa (3/10/2009).

Live streaming sidang yang akan dimulai pukul 11.00 WIB itu bisa disaksikan di www.mahkamahkonstitusi.go.id. Di menu bagian atas terdapat pilihan 'MK-TV' yang ketika diklik akan muncul 'live streaming.'

Setelah menu itu terbuka, akan muncul tampilan bertuliskan 'Live Streaming Mahkamah Konstitusi.' Selanjutnya dari 4 kolom yang muncul, hanya 'Conference ID' yang perlu diisi dengan nomor antara 1 sampai 3. Angka 1, 2, atau 3 ini berfungsi untuk memilih kamera di ruang sidang yang kita inginkan.

Setelah itu klik tombol 'stream this conference' yang ada di bawah kolom. Maka akan muncul video player yang akan memutar persidangan yang tengah berjalan di MK secara live.

Selain live streaming di website ini, MK juga menyediakan perangkat video conference yang tersebar di 34 kota. Jika ada permintaan dari daerah agar dilaksanakan video conference, MK bisa memfasilitasinya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sho/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
62%
Kontra
38%