Dalam 1 Bulan Tercatat 5 Kecelakaan Bus TransJ, 2 Tewas
Senin, 02/11/2009 15:27 WIB
Jakarta
Sepanjang Januari hingga September 2009, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat 42 peristiwa kecelakaan yang melibatkan Bus Trans Jakarta (TransJ). Tercatat sebanyak 13 orang korban telah meninggal dunia dalam kecelakaan sepanjang 9 bulan tersebut.
Korban tewas diantaranya terjadi dalam kecelakaan di Fly over Jalan Grogol-Kalideres, Kamis (21/10) lalu. Saat itu sebuah Bus TransJ bernomor polisi B7486 IX menabrak seorang pengendara motor yang hendak menyalip. Pengendara motor itu akhirnya tewas seketika karena tergencet bus.
"Memang disadari tingginya kecelakaan bus way disebabkan minimnya pengamanan internal dari petugas Transjakarta, untuk setiap koridor saja saat ini hanya 10-11 personel. Namun di beberapa titik rawan seperti koridor VI, Ragunan-Dukuh Atas mencapai 30 orang," ujar Asisten Manager Pengendalian Bidang Pengaman BLU Trans Jakarta Adriansyah, saat dihubungi wartawan, Senin (2/10/2009).
Adriansyah menilai kurangnya pengamanan internal dari pihak Trans Jakarta merupakan salah satu penyebab utama tingginya kecelakaan yang melibatkan Bus TransJ.
Menurutnya, jumlah pengamanan saat ini masih sangat kurang sehingga pihaknya saat kewalahan untuk menjaga jalur busway. Terlebih lagi, sekarang tidak dibantu portal seperti beberapa waktu yang lalu.
Namun, kata Adriansyah, hal itu sedikit teratasi dengan adanya sejumlah tes untuk para pramudi baru yang diadakan oleh pihak Trans Jakarta maupun operator busway itu sendiri . "Ada tahapan yang harus dilalui seperti psikotes, kecakapan mengemudi dan lainnya," pungkasnya.
(asp/nvc)
Korban tewas diantaranya terjadi dalam kecelakaan di Fly over Jalan Grogol-Kalideres, Kamis (21/10) lalu. Saat itu sebuah Bus TransJ bernomor polisi B7486 IX menabrak seorang pengendara motor yang hendak menyalip. Pengendara motor itu akhirnya tewas seketika karena tergencet bus.
"Memang disadari tingginya kecelakaan bus way disebabkan minimnya pengamanan internal dari petugas Transjakarta, untuk setiap koridor saja saat ini hanya 10-11 personel. Namun di beberapa titik rawan seperti koridor VI, Ragunan-Dukuh Atas mencapai 30 orang," ujar Asisten Manager Pengendalian Bidang Pengaman BLU Trans Jakarta Adriansyah, saat dihubungi wartawan, Senin (2/10/2009).
Adriansyah menilai kurangnya pengamanan internal dari pihak Trans Jakarta merupakan salah satu penyebab utama tingginya kecelakaan yang melibatkan Bus TransJ.
Menurutnya, jumlah pengamanan saat ini masih sangat kurang sehingga pihaknya saat kewalahan untuk menjaga jalur busway. Terlebih lagi, sekarang tidak dibantu portal seperti beberapa waktu yang lalu.
Namun, kata Adriansyah, hal itu sedikit teratasi dengan adanya sejumlah tes untuk para pramudi baru yang diadakan oleh pihak Trans Jakarta maupun operator busway itu sendiri . "Ada tahapan yang harus dilalui seperti psikotes, kecakapan mengemudi dan lainnya," pungkasnya.
(asp/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
702 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
