Bentrok Warga di Bima, Satu Kena Tembak dan Suasana Masih Tegang
Senin, 02/11/2009 15:05 WIB
Peta NTB
Mataram
Suasana tegang akibat bentrokan dua desa, yakni Desa Ngali dan Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, NTB, masih terjadi. Satu orang warga Desa Ngali terkena luka tembak senjata rakitan, dan masih dirawat di Puskesmas Belo.
Bupati Bima Ferry Zulkarnen menginstruksikan agar warga dua desa menahan diri. Bupati juga meminta polisi mengusut tuntas pelaku tindakan anarkis, sehingga menyebabkan jatuhnya korban luka.
"Polisi harus mengusut tuntas persoalan ini. Pemerintah daerah juga mempertemukan dua belah pihak yang berseteru," kata Bupati di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (2/11/2009).
Suasana dua desa ini sudah mulai mencekam sejak Jumat pekan lalu. Saat itu, sore hari, para pemuda di desa ini terlibat bentrok massal dan baku pukul, seusai bermain sepak bola. Pihak yang kalah tidak menerima kekalahan. Apalagi pihak yang menang, mengejek hingga menyulut amarah. Namun saat itu, tak ada korban.
Bentrok massal antar pemuda itu yang akhirnya meluas dan melibatkan warga kedua desa. Minggu (1/11/2009) menjelang magrib, warga kembali saling serang, sehingga satu orang di antaranya terkena luka tembak.
Bentrok terjadi di areal persawahan yang sudah tak lagi ditanami. Warga saling kejar dan saling lempar dengan batu dan benda keras lain. Warga juga membawa senjata tajam berupa tombak dan panah. Ada juga yang membawa senjata rakitan.
Hingga kini, polisi masih berjaga di batas dua desa bertetangga ini. Warga di dua desa ini sendiri kerap terlibat bentrok massa. Banyak bentrok diawali kasus-kasus sepele.
(djo/djo)
Bupati Bima Ferry Zulkarnen menginstruksikan agar warga dua desa menahan diri. Bupati juga meminta polisi mengusut tuntas pelaku tindakan anarkis, sehingga menyebabkan jatuhnya korban luka.
"Polisi harus mengusut tuntas persoalan ini. Pemerintah daerah juga mempertemukan dua belah pihak yang berseteru," kata Bupati di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (2/11/2009).
Suasana dua desa ini sudah mulai mencekam sejak Jumat pekan lalu. Saat itu, sore hari, para pemuda di desa ini terlibat bentrok massal dan baku pukul, seusai bermain sepak bola. Pihak yang kalah tidak menerima kekalahan. Apalagi pihak yang menang, mengejek hingga menyulut amarah. Namun saat itu, tak ada korban.
Bentrok massal antar pemuda itu yang akhirnya meluas dan melibatkan warga kedua desa. Minggu (1/11/2009) menjelang magrib, warga kembali saling serang, sehingga satu orang di antaranya terkena luka tembak.
Bentrok terjadi di areal persawahan yang sudah tak lagi ditanami. Warga saling kejar dan saling lempar dengan batu dan benda keras lain. Warga juga membawa senjata tajam berupa tombak dan panah. Ada juga yang membawa senjata rakitan.
Hingga kini, polisi masih berjaga di batas dua desa bertetangga ini. Warga di dua desa ini sendiri kerap terlibat bentrok massa. Banyak bentrok diawali kasus-kasus sepele.
(djo/djo)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 23:18 WIB
Paket Isi Ganja untuk Anak Renny Jayusman Dites Laboratorium
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
702 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
