Bibit & Chandra Ditahan
Sikap Fachri Hamzah Soal KPK Bumerang Buat PKS
Senin, 02/11/2009 11:31 WIB
Terkait
Jakarta
PKS akan beroleh bumerang. Citra partai yang antikorupsi ini menjadi tercoreng dengan pernyataan Wasekjen PKS Fachri Hamzah soal KPK. PKS membuat blunder.
"Sebetulnya kalau ingin membuat statemen, yang berimbang saja. Jangan menyerang KPK dan membela polisi. Bilang saja polisi harus transparan dan akuntabel dalam kasus KPK ini," jelas pengamat politik Arie Sudjito melalui telepon, Senin (2/11/2009).
Di mata publik, lanjut akademisi UGM ini, saat ini polisi mengalami krisis kepercayaan. Statemen Fachri yang menyebut KPK sering ngawur tentunya menjadi tidak menguntungkan.
"Itu menjadi blunder, karena bagaimanapun itu merepresentasikan citra PKS," tambahnya.
Namun kemudian muncul Hidayat Nurwahid yang membantu memulihkan citra dengan ikut menjadi penjamin bagi Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto.
"Tapi ini menjadi pertanyaan juga. Cara pandang PKS harus diselesaikan. Dari Hidayat dan Fachri, mesti ada konsolidasi, biar menjadi jelas ideologi PKS sebenarnya seperti apa," tutupnya.
Pernyataan Fachri di sebuah stasiun TV akhir pekan lalu memang mengundang reaksi. Dia menyudutkan KPK dengan menilai lembaga antikorupsi itu sering ngawur dan KPK kerap meremehkan peran kepolisian dan kejaksaan.
Bahkan di situs jejaring sosial Facebook muncul grup agar PKS mengganti Fachri. Grup itu bertajuk 'Desak DPP PKS/F-PKS PAW-kan Fahri Hamzah, politikus oportunis pembela koruptor!!!'
Nyaris 1.000 orang menjadi member grup ini. Umumnya mereka menyayangkan sikap politisi PKS itu.
(ndr/nrl)
"Sebetulnya kalau ingin membuat statemen, yang berimbang saja. Jangan menyerang KPK dan membela polisi. Bilang saja polisi harus transparan dan akuntabel dalam kasus KPK ini," jelas pengamat politik Arie Sudjito melalui telepon, Senin (2/11/2009).
Di mata publik, lanjut akademisi UGM ini, saat ini polisi mengalami krisis kepercayaan. Statemen Fachri yang menyebut KPK sering ngawur tentunya menjadi tidak menguntungkan.
"Itu menjadi blunder, karena bagaimanapun itu merepresentasikan citra PKS," tambahnya.
Namun kemudian muncul Hidayat Nurwahid yang membantu memulihkan citra dengan ikut menjadi penjamin bagi Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto.
"Tapi ini menjadi pertanyaan juga. Cara pandang PKS harus diselesaikan. Dari Hidayat dan Fachri, mesti ada konsolidasi, biar menjadi jelas ideologi PKS sebenarnya seperti apa," tutupnya.
Pernyataan Fachri di sebuah stasiun TV akhir pekan lalu memang mengundang reaksi. Dia menyudutkan KPK dengan menilai lembaga antikorupsi itu sering ngawur dan KPK kerap meremehkan peran kepolisian dan kejaksaan.
Bahkan di situs jejaring sosial Facebook muncul grup agar PKS mengganti Fachri. Grup itu bertajuk 'Desak DPP PKS/F-PKS PAW-kan Fahri Hamzah, politikus oportunis pembela koruptor!!!'
Nyaris 1.000 orang menjadi member grup ini. Umumnya mereka menyayangkan sikap politisi PKS itu.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
702 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
