Menhan akan Klarifikasi ke AS Soal Pencekalan Sjafrie
Sabtu, 31/10/2009 18:15 WIB
Jakarta
Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan (Dephan) Letjen Sjafrie Sjamsoeddin dan Danjen Kopassus Mayjen Pramono Edhie Wibowo ditolak masuk Amerika Serikat (AS). Atas hal ini, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro akan melakukan klarifikasi ke Kedubes AS.
"Makanya saya perlu ada klarifikasi yang sedang kita lakukan ke Amerika Serikat," kata Purnomo usai rakor Polhukam di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Sabtu (31/10/2009).
Menurut Purnomo, masalah tersebut jangan terlalu dibesar-besarkan. Apalagi mengaitkannya dengan kasus pelanggaran HAM pada tahun 1998.
"Saya kira tidak menjadi suatu masalah yang besar," imbuhnya.
Sementara itu, Panglima TNI Djoko Santoso mengatakan, khusus untuk Edhie tidak ada penolakan dari AS. Hal ini ia ketahui saat mengikuti Chief of Defence Department Conference ke 12 di Hawaii.
"Tidak ada. Kalau dalam pembicaraan itu, ada latihan bersama dengan Kopassus dan tidak ada pencekalan kan namanya latihan. Jadi tidak benar Eddie itu dicekal," tegasnya.
Bagaimana dengan Sjafrie? "Tanya Duta Besar (AS)," jawabnya.
Seperti diberitakan Straits Times, Jumat (30/10/2009), Sjafrie ditolak visanya oleh pemerintah AS ketika hendak menemani Presiden SBY mengikuti pertemuan G-20 di Pittsburgh, AS, pada tanggal 23 September hingga 1 Oktober lalu.
Namun pihak Kedubes AS enggan menjelaskan alasan penolakan tersebut. Diduga, penolakan ini terkait dengan HAM. Khusus untuk Edhie, adik ipar SBY ini akan memberikan presentasi di depan Pentagon pekan ini. (mad/djo)
"Makanya saya perlu ada klarifikasi yang sedang kita lakukan ke Amerika Serikat," kata Purnomo usai rakor Polhukam di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Sabtu (31/10/2009).
Menurut Purnomo, masalah tersebut jangan terlalu dibesar-besarkan. Apalagi mengaitkannya dengan kasus pelanggaran HAM pada tahun 1998.
"Saya kira tidak menjadi suatu masalah yang besar," imbuhnya.
Sementara itu, Panglima TNI Djoko Santoso mengatakan, khusus untuk Edhie tidak ada penolakan dari AS. Hal ini ia ketahui saat mengikuti Chief of Defence Department Conference ke 12 di Hawaii.
"Tidak ada. Kalau dalam pembicaraan itu, ada latihan bersama dengan Kopassus dan tidak ada pencekalan kan namanya latihan. Jadi tidak benar Eddie itu dicekal," tegasnya.
Bagaimana dengan Sjafrie? "Tanya Duta Besar (AS)," jawabnya.
Seperti diberitakan Straits Times, Jumat (30/10/2009), Sjafrie ditolak visanya oleh pemerintah AS ketika hendak menemani Presiden SBY mengikuti pertemuan G-20 di Pittsburgh, AS, pada tanggal 23 September hingga 1 Oktober lalu.
Namun pihak Kedubes AS enggan menjelaskan alasan penolakan tersebut. Diduga, penolakan ini terkait dengan HAM. Khusus untuk Edhie, adik ipar SBY ini akan memberikan presentasi di depan Pentagon pekan ini. (mad/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:59 WIB
Napi LP Narkotika Cipinang Cukup Tempel Sidik Jari untuk Tahu Sisa Hukuman
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
702 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
