detikcom

Sita dari KPK, Polisi Dinilai Ingin Berangus Rekaman Anggodo

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 31/10/2009 11:39 WIB
Jakarta Keinginan Polisi menyita rekaman pembicaraan Anggodo yang dimiliki KPK dinilai penuh kepentingan. Salah satunya, polisi mencoba menutupi sesuatu yang lebih besar dibalik rekaman itu.

"Saya tidak tahu apa ide polisi menyita untuk membuka isi rekaman itu, atau malah memberangus isi rekaman itu," kata Wakil Koordinator ICW Danang Wijoyoko dalam Dialog bertajuk "Polemik Drama Penahanan Bibit dan Chandra" di Warung Daun, Jl. Pakubuwono No. 10, Jakarta, Sabtu (31/10/2009).

Menurut Danang, isi rekaman yang beredar di media sudah membuat kalap polisi. Dia menduga ada sesuatu yang lebih besar dalam rekaman itu.

"Ide membubarkan KPK ada dalam rekaman itu, bisa saja ada yang lebih besar dari yang sudah beredar," kata Danang.

Pendapat serupa diungkapkan kuasa hukum Bibit dan Chandra, Alexander Lay. Menurut Alexander meminta polisi tidak menyita dan membiarkan rekaman dihadirkan dalam persidangan.

"Kamis kemarin MK telah memerintahkan kepada pimpinan KPK untuk menghadirkan rekaman pada persidangan Selasa depan," kata Alexander.

"Saya harap polisi menaati himbauan Mahkamah Konstitusi. Polisi tidak menghambat kehadiran bukti-bukti tersebut untuk dihadirkan dalam persidangan yang mulia," tandasnya.

Polri akan melakukan penyitaan rekaman pembicaraan orang yang diduga Anggodo dengan sejumlah tokoh. Beredar kabar, penyitaan rekaman yang merupakan barang bukti dugaan rekayasa kasus pimpinan KPK itu akan dilakukan secepatnya.

Namun sebelumnya, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) menegaskan, pihaknya tidak akan terburu-buru melakukan penyitaan rekaman tersebut. Penyitaan baru akan dilakukan usai sidang MK pada Selasa 3 November mendatang.

Penyitaan dilakukan karena Mabes Polri akan membuka rekaman itu dan melakukan penyidikan.
"Kita akan buka ini dan sidik ini. Karena ingin menyidik, kita akan minta disita rekaman itu dengan meminta izin penyitaan ke pengadilan," kata BHD, dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, (30/10/2009).



(van/djo)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel