detikcom

Merasa Dizalimi, Anggodo Laporkan KPK

Ramadhian Fadillah - detikNews
Jumat, 30/10/2009 13:39 WIB
Foto:Dikhy Sasra/detikcom
Jakarta Anggodo Widjojo meninggalkan Bareskrim Mabes Polri usai melaporkan transkrip rekaman kriminalisasi KPK. Anggodo ke Mabes Polri untuk mencari keadilan karena merasa dizalimi.

Saat pria sepuh merah itu keluar dari Bareskrim Mabes Polri pukul 12.45 WIB, Jumat (30/10/2009), Anggodo yang didampingi kuasa hukumnya, Bonaran Situmeang, langsung diserbu puluhan wartawan yang sudah menunggu.

Adik Anggoro Widjojo ini berjalan ke mobilnya dikerubungi para jurnalis. Saat ditanya siapa yang dilaporkannya ke Bareskrim, Anggodo hanya menjawab singkat, "KPK."

"Saya merasa dizalimi, saya mencari keadilan," imbuh Anggodo.

Pria berbaju merah kotak-kotak ini lalu bergegas naik ke mobilnya VW Carravelle putih bernomor B 5 TA meninggalkan Mabes Polri.

Anggodo adalah tokoh penting dalam kisruh KPK vs Polri. Peran penting Anggodo setidaknya terlihat dari rekaman yang transkripnya beredar. Di situ terdapat orang yang suaranya mirip Anggodo yang banyak melakukan pembicaraan dan nama pejabat tinggi Kejagung dan Polri sering disebut. Anggodo adalah adik Anggoro Widjojo, yang diduga merancang 'pemberesan' kasus korupsi yang membelit kakaknya.
(Rez/irw)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel