Bibit & Chandra Ditahan
KPK Harus Cepat Usut Rekaman Rekayasa
Jumat, 30/10/2009 01:50 WIB
Jakarta
Penahanan Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto tidak boleh memperlemah upaya KPK dalam mengusut rekaman yang diduga merupakan rekayasa kriminalisasi atas KPK. Bahkan KPK harus bertindak lebih cepat guna menindaklanjuti siapa saja yang terlibat dalam kasus rekaman tersebut.
"KPK mestinya tidak terpengaruh oleh intrik polisi itu. KPK harus tetap konsisten dan cepat serta tidak pandang bulu untuk terus secara tegas menindaklanjuti siapa saja yang terlibat dalam kasus rekaman yang sudah bocor ke masyarakat," kata Koordinator Pusat Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B Nahrawardaya dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (29/10/2009) malam.
Mustofa menduga, penahanan Bibit dan Chandra ini sengaja ditujukan untuk memperlemah KPK mengusut kasus rekaman yang menyeret-nyeret oknum Polri tersebut. Polisi ingin memberi peringatan kepada KPK agar tidak mengusik 'ketenangan' Polri.
"Dengan ditahannya Bibit dan Chandra, KPK diharapkan melambat gerakannya, atau bahkan bisa stagnan sama sekali dalam menindaklanjuti terungkapnya rekaman yang sudah bocor ke publik," kata Mustofa.
Karena itu Mustofa mendesak agar KPK tidak menyerah. "KPK yang baru lahir beberapa tahun silam jangan segera loyo hanya karena tersandung sebuah kasus yang belum selesai di pengadilan," tegasnya.
(nvc/sho)
"KPK mestinya tidak terpengaruh oleh intrik polisi itu. KPK harus tetap konsisten dan cepat serta tidak pandang bulu untuk terus secara tegas menindaklanjuti siapa saja yang terlibat dalam kasus rekaman yang sudah bocor ke masyarakat," kata Koordinator Pusat Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B Nahrawardaya dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (29/10/2009) malam.
Mustofa menduga, penahanan Bibit dan Chandra ini sengaja ditujukan untuk memperlemah KPK mengusut kasus rekaman yang menyeret-nyeret oknum Polri tersebut. Polisi ingin memberi peringatan kepada KPK agar tidak mengusik 'ketenangan' Polri.
"Dengan ditahannya Bibit dan Chandra, KPK diharapkan melambat gerakannya, atau bahkan bisa stagnan sama sekali dalam menindaklanjuti terungkapnya rekaman yang sudah bocor ke publik," kata Mustofa.
Karena itu Mustofa mendesak agar KPK tidak menyerah. "KPK yang baru lahir beberapa tahun silam jangan segera loyo hanya karena tersandung sebuah kasus yang belum selesai di pengadilan," tegasnya.
(nvc/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:32 WIB
Coret Baju dan Konvoi Sepeda Motor Ramaikan Kelulusan SMA di Yogya
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 11:57 WIB
Pria Korban Penganiayaan Ditemukan Tewas di Tambak
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
