Rekayasa Kriminalisasi KPK
Jaksa Agung & Kapolri Harus Bertindak, Jangan Tunggu Masuk Penuntutan
Rabu, 28/10/2009 14:57 WIB
Hendarman Supandji & BHD
Jakarta
Transkrip rekaman tentang rekayasa kasus pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menjadi info kuat untuk ditelusuri. Kapolri dan Jaksa Agung seharusnya mengambil tindakan tegas, dan jangan membiarkan kasus pimpinan KPK masuk tahap penuntutan.
"Rekaman ini bisa menjadi info yang cukup kuat agar Kapolri dan Jaksa Agung mengambil tindakan tegas jika memang ada aparatnya yang terlibat,"ujar Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki.
Hal itu disampaikan Teten di Hotel Atlet Century, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
"Jangan sampai menunggu kasus ini masuk pada penuntutan, itu artinya sama saja membiarkan kriminalisasi terhadap KPK," imbuh Teten tegas.
Rekaman dan transkrip rekaman yang beredar di masyarakat dinilainya cukup kuat. Hal itu akan menunjukkan penetapan tersangka 2 pimpinan KPK itu lemah.
"Menurut saya, bukti rekaman ini cukup kuat. Ini akan terlihat bahwa penetapan tersangka terhadap 2 pimpinan KPK secara substansi itu lemah," tukasnya.
Namun jika transkrip rekaman yang beredar itu benar dan sesuai dengan yang dimiliki KPK, Teten menyayangkan bila transkrip bisa sampai bocor ke masyarakat. Seharusnya, KPK jangan membuka rekaman itu kepada publik karena dinilai tidak gentle.
"Seharusnya KPK mendesak untuk bertemu Kapolri dan Jaksa Agung. Pertemuan dilakukan secara tertutup, untuk mengungkapkan kebenaran dari rekaman ini. KPK kan punya fungsi supervisi untuk mengawasi Kejaksaan dan Kepolisian," kata Teten.
Apakah beredarnya transkrip dan rekaman ini menunjukkan banyaknya aparat penegak hukum yang terlibat kongkalikong dengan makelar kasus dalam penegakan hukum?
"Ya makelar kasus kantornya di Kejaksaan," timpal Teten.
(nwk/nrl)
"Rekaman ini bisa menjadi info yang cukup kuat agar Kapolri dan Jaksa Agung mengambil tindakan tegas jika memang ada aparatnya yang terlibat,"ujar Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki.
Hal itu disampaikan Teten di Hotel Atlet Century, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
"Jangan sampai menunggu kasus ini masuk pada penuntutan, itu artinya sama saja membiarkan kriminalisasi terhadap KPK," imbuh Teten tegas.
Rekaman dan transkrip rekaman yang beredar di masyarakat dinilainya cukup kuat. Hal itu akan menunjukkan penetapan tersangka 2 pimpinan KPK itu lemah.
"Menurut saya, bukti rekaman ini cukup kuat. Ini akan terlihat bahwa penetapan tersangka terhadap 2 pimpinan KPK secara substansi itu lemah," tukasnya.
Namun jika transkrip rekaman yang beredar itu benar dan sesuai dengan yang dimiliki KPK, Teten menyayangkan bila transkrip bisa sampai bocor ke masyarakat. Seharusnya, KPK jangan membuka rekaman itu kepada publik karena dinilai tidak gentle.
"Seharusnya KPK mendesak untuk bertemu Kapolri dan Jaksa Agung. Pertemuan dilakukan secara tertutup, untuk mengungkapkan kebenaran dari rekaman ini. KPK kan punya fungsi supervisi untuk mengawasi Kejaksaan dan Kepolisian," kata Teten.
Apakah beredarnya transkrip dan rekaman ini menunjukkan banyaknya aparat penegak hukum yang terlibat kongkalikong dengan makelar kasus dalam penegakan hukum?
"Ya makelar kasus kantornya di Kejaksaan," timpal Teten.
(nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 14:23 WIB
PKB Belum Siapkan Capres 2014, Tunggu Pileg
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
608 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
