Anggota DPR Usulkan Tes Moral untuk Anggota KPU
Rabu, 28/10/2009 12:26 WIB
Jakarta
Penyelenggaraan Pemilu 2009 yang dinilai banyak pihak amburadul rupanya menimbulkan keprihatinan pada diri anggota DPR. Dengan alasan KPU tak independen dan bebas kepentingan, anggota DPR mengusulkan tes moral bagi anggota KPU.
"Perlu dikaji perlunya tes moral para anggota KPU karena yang kemarin itu tidak independen, tidak bebas kepentingan, dan kental dengan persekongkolan," kata anggota Komisi II DPR Mestariyani Habie dalam RDPU Komisi II dengan para pakar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
Anggota Fraksi Partai Gerindra ini mencontohkan, KPU bertindak keterlaluan dalam menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penghitungan kursi tahap kedua. KPU bersikukuh mengirim surat ke MK guna meminta penjelasan tertulis terkait putusan tersebut.
"KPU harus kirim surat ke MK untuk tanya amar putusannya. Orang mahasiswa hukum saja tahu. Apa nggak ada ahli hukum di KPU?" cecar Mestariyani.
RDPU Komisi II ini menghadirkan para pakar dan pemerhati pemilu. Secara bergiliran, para pakar dimintai keterangan dan masukan seputar penyelenggaraan dan sistem Pemilu 2009. Rapat ini digelar terkait rekomendasi dari Bawaslu agar anggota KPU diberhentikan karena tidak profesional dalam menjalankan tugas menyelenggarakan pemilu.
Pakar yang sudah hadir adalah mantan Ketua KPU Ramlan Surbakti. Pakar lain yang akan diundang antara lain Hadar Navis Gumay (Cetro), Ray Rangkuti (Lima), dan lain-lain. Rapat dipimpin Ketua Komisi II Burhanuddin Napitupulu dan Wakil Ketua Teguh Juwarno.
(sho/yid)
"Perlu dikaji perlunya tes moral para anggota KPU karena yang kemarin itu tidak independen, tidak bebas kepentingan, dan kental dengan persekongkolan," kata anggota Komisi II DPR Mestariyani Habie dalam RDPU Komisi II dengan para pakar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
Anggota Fraksi Partai Gerindra ini mencontohkan, KPU bertindak keterlaluan dalam menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penghitungan kursi tahap kedua. KPU bersikukuh mengirim surat ke MK guna meminta penjelasan tertulis terkait putusan tersebut.
"KPU harus kirim surat ke MK untuk tanya amar putusannya. Orang mahasiswa hukum saja tahu. Apa nggak ada ahli hukum di KPU?" cecar Mestariyani.
RDPU Komisi II ini menghadirkan para pakar dan pemerhati pemilu. Secara bergiliran, para pakar dimintai keterangan dan masukan seputar penyelenggaraan dan sistem Pemilu 2009. Rapat ini digelar terkait rekomendasi dari Bawaslu agar anggota KPU diberhentikan karena tidak profesional dalam menjalankan tugas menyelenggarakan pemilu.
Pakar yang sudah hadir adalah mantan Ketua KPU Ramlan Surbakti. Pakar lain yang akan diundang antara lain Hadar Navis Gumay (Cetro), Ray Rangkuti (Lima), dan lain-lain. Rapat dipimpin Ketua Komisi II Burhanuddin Napitupulu dan Wakil Ketua Teguh Juwarno.
(sho/yid)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
Kamis, 24/05/2012 22:34 WIB
NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Soal Lady Gaga, Mendikbud: Cari Saja Penyanyi yang Nggak Kontroversi
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
702 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
.gif)

_2.gif)
