Kenaikan Gaji Menteri
Belum Kerja Kok Sudah Ribut Soal Gaji, Dasar Tak Punya Empati
Senin, 26/10/2009 15:51 WIB
Jakarta
Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) sedang menggodok rencana kenaikan gaji para menteri. Padahal, kabinet bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu baru beberapa hari dilantik dan belum bisa dikatakan punya prestasi.
"Kerja saja belum, kok sudah bicara soal gaji. Ini keterlaluan, menunjukkan mereka tidak punya empati," kata Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam saat berbincang dengan detikcom, Senin (26/10/2009).
Roy mengatakan, seorang menteri seharusnya mengedepankan kinerja daripada penghasilan yang diterimanya. Menjadi seorang menteri, kata dia, tentu memiliki konsekuensi tanggung jawab moral.
"Jangan ribut soal gaji dulu. Harusnya, bisa nggak mereka memenuhi target program-program yagn telah ditentukan seperti program 100 hari?" tanya Roy.
Roy juga mengatakan, sebelum ada rencana kenaikan gaji, sebaiknya ada semacam alat ukur tertentu yang menentukan kenaikan gaji para menteri itu. "Harus ada evaluasi kinerja menteri, selama ini kan nggak ada. Nah evaluasi ini yang dijadikan dasar untuk memberi kenaikan penghasilan," katanya.
Jadi kenaikan gaji menteri tidak perlu? "Ditahan dululah itu kenaikan. Itu akan menunjukkan empati pemerintah kepada rakyat," kata Roy.
(ken/iy)
"Kerja saja belum, kok sudah bicara soal gaji. Ini keterlaluan, menunjukkan mereka tidak punya empati," kata Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam saat berbincang dengan detikcom, Senin (26/10/2009).
Roy mengatakan, seorang menteri seharusnya mengedepankan kinerja daripada penghasilan yang diterimanya. Menjadi seorang menteri, kata dia, tentu memiliki konsekuensi tanggung jawab moral.
"Jangan ribut soal gaji dulu. Harusnya, bisa nggak mereka memenuhi target program-program yagn telah ditentukan seperti program 100 hari?" tanya Roy.
Roy juga mengatakan, sebelum ada rencana kenaikan gaji, sebaiknya ada semacam alat ukur tertentu yang menentukan kenaikan gaji para menteri itu. "Harus ada evaluasi kinerja menteri, selama ini kan nggak ada. Nah evaluasi ini yang dijadikan dasar untuk memberi kenaikan penghasilan," katanya.
Jadi kenaikan gaji menteri tidak perlu? "Ditahan dululah itu kenaikan. Itu akan menunjukkan empati pemerintah kepada rakyat," kata Roy.
(ken/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:32 WIB
Coret Baju dan Konvoi Sepeda Motor Ramaikan Kelulusan SMA di Yogya
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 11:57 WIB
Pria Korban Penganiayaan Ditemukan Tewas di Tambak
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
