detikcom

Kisah Mahasiswa RI Saat Bom Guncang Universitas Islamabad

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 21/10/2009 15:06 WIB
Reuters
Islamabad Dua ledakan bom bunuh diri menghancurkan International Islamic University (IIU) Islamabad Selasa kemarin. Setidaknya 7 orang tewas dan 29 lainnya luka-luka. Tiga mahasiswa asal Indonesia sempat menyaksikan kejadian tersebut.

Najib (bukan nama asli) salah seorang saksi mata melihat ledakan pertama yang menghancurkan gedung kafetaria kampus putri pada pukul 15.20 waktu setempat. Saat kejadian mengenaskan itu, ia sedang naik motor menuju sebuah mini market untuk berbelanja.

“Tiba-tiba begitu lewat kafetaria, saya melihat ledakan dahsyat, penjaga keamanan terpental, dan orang-orang yang di dalam kafe bergelimpangan, ” ungkap Najib sebagaimana dilaporkan WNI di Islamabad, Mughni, dalam surat elektronik kepada detikcom, Rabu (21/10/2009).

Para korban langsung dibawa menggunakan taksi dan mobil yang melintas di lokasi kejadian. Mobil ambulans dan polisi baru tiba di tempat sekitar 10 menit kemudian.

Lain lagi dengan kesaksian Iwan, mahasiswa Ushuluddin asal Indonesia yang tengah berada di kelas. Ia sempat syok karena ketika berlari ke luar kelas, ia tak sengaja menginjak tubuh korban.

Lalu, ledakan kedua terjadi di lokasi Fakultas Syari'ah and Law lantai dua. Bom meledak tepat di samping kantor Kepala Departemen Fakultas Syari'ah and Law Prof Dr Ziaul Hak yang untungnya selamat dalam kejadian tersebut.

Muladi, salah seorang mahasiswa Fakultas Syari'ah and Law asal Indonesia berada di kantor tersebut dan bertemu Ziaul Hak untuk merencanakan jadwal sidang thesis.

"Saya tidak tahu apakah berkas dan thesis saya masih utuh atau sudah menjadi
abu sekarang," ujar Muladi.

Akibat kejadian ini, pihak universitas mengumumkan untuk menutup kampus selama seminggu. Sementara KBRI Islamabad beberapa jam kemudian mengevakuasi mahasiswa Indonesia ke KBRI.

Saat ini, para mahasiswa ditampung di Guest House KBRI, dan sebagian yang lain memilih berdiam di rumah-rumah home staff dan local staff.

Serangan bom di kampus baru kali ini terjadi. Dalam sejarahnya, selama ini target serangan diarahkan ke markas-markas polisi dan militer. Terdapat sekitar 12.000 mahasiswa lokal dan asing yang kuliah di IIU Islamabad, diantaranya 50 orang berasal dari Indonesia.

Setidaknya dalam satu bulan ini, lebih dari 170 orang tewas dalam aksi serangan bom bunuh diri (AFP Islamabad). Sebelumnya ada instruksi dari Kementerian Dalam Negeri Pakistan untuk meliburkan sekolah dan universitas selama seminggu, karena disinyalir akan ada serangan bom di tempat institusi pendidikan. Namun pihak IIU tidak mengindahkan instruksi itu, dan tetap memilih aktif kuliah.

Sampai saat ini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut, sementara pihak keamanan dan investigasi Pakistan masih menyelidiki kejadian tragis tersebut.




(mad/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel