Pemilu 2 Putaran
Obama Pertimbangkan Penambahan Pasukan AS di Afghanistan
Rabu, 21/10/2009 08:31 WIB
Washington
Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersyukur Presiden Afghanistan Hamid Karzai mau menerima dan bersedia ikut serta dalam pemilu putaran kedua. Keputusan Karzai ini akan berpengaruh pada keputusan Obama nantinya terkait rencana penambahan jumlah pasukan AS di Afghanistan.
Seperti dilansir AFP, Selasa (20/10/2009), Presiden Obama telah berbicara secara personal kepada Presiden Karzai dan saingan terberatnya, Abdullah Abdullah. Dia memuji keduanya atas kesediaan mereka menerima pemilu putaran kedua, serta kesabaran dan ketenangan mereka dalam menghadapi kekisruhan pemilu yang diwarnai isu kecurangan.
"Saya mempunyai kesempatan untuk berbicara dengan Presiden Karzai pagi ini. Saya ingin mengucapkan selamat kepada dia karena bersedia menerima pengesahan hasil pemilu terbaru. Kita bisa melihat para kandidat menunjukkan kemauan untuk mematuhi undang-undang konstitusional, dan ada langkah ke depan untuk menyelesaikan proses pemilu," ujar Obama dalam jumpa pers di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, menanggapi jadwal pemilu Afghan putaran kedua.
Staf senior pemerintahan AS mengatakan masih belum jelas apakah adanya pemilu putaran kedua mampu mengubah keputusan Obama untuk mengirimkan tentara tambahan sebanyak 40 ribu personel guna memerangi militan Taliban di Afghanistan.
Namun, juru bicara Obama Robert Gibbs mengatakan pasca penerimaan Karzai terhadap pemilu putaran kedua, keputusan Obama terkait strategi perang AS di Afghan akan dipertimbangkan kembali. Sementara terhadap pelaksanaan pemilu putaran kedua, dikatakan Gibbs bahwa AS, NATO dan tentara PBB telah siap sedia untuk turut mengamankan pelaksanaannya.
"Apakah presiden telah menentukan sikap sebelumnya, saya pikir memang belum ditentukan. Saya hanya bisa menyampaikan keputusan akan diambil pada minggu-minggu mendatang ketika presiden melakukan pemeriksaan terhadap kebijakannya," tutur dia.
Sebelumnya, seorang pejabat senior AS telah memperingatkan bahwa Obama tidak akan mampu untuk menyimpulkan review kebijakan dan memutuskan apakah memang akan mengirim tentara tambahan ke Afghan tanpa adanya rekanan pemerintah yang legitimate di Kabul.
(nvc/nrl)
Seperti dilansir AFP, Selasa (20/10/2009), Presiden Obama telah berbicara secara personal kepada Presiden Karzai dan saingan terberatnya, Abdullah Abdullah. Dia memuji keduanya atas kesediaan mereka menerima pemilu putaran kedua, serta kesabaran dan ketenangan mereka dalam menghadapi kekisruhan pemilu yang diwarnai isu kecurangan.
"Saya mempunyai kesempatan untuk berbicara dengan Presiden Karzai pagi ini. Saya ingin mengucapkan selamat kepada dia karena bersedia menerima pengesahan hasil pemilu terbaru. Kita bisa melihat para kandidat menunjukkan kemauan untuk mematuhi undang-undang konstitusional, dan ada langkah ke depan untuk menyelesaikan proses pemilu," ujar Obama dalam jumpa pers di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, menanggapi jadwal pemilu Afghan putaran kedua.
Staf senior pemerintahan AS mengatakan masih belum jelas apakah adanya pemilu putaran kedua mampu mengubah keputusan Obama untuk mengirimkan tentara tambahan sebanyak 40 ribu personel guna memerangi militan Taliban di Afghanistan.
Namun, juru bicara Obama Robert Gibbs mengatakan pasca penerimaan Karzai terhadap pemilu putaran kedua, keputusan Obama terkait strategi perang AS di Afghan akan dipertimbangkan kembali. Sementara terhadap pelaksanaan pemilu putaran kedua, dikatakan Gibbs bahwa AS, NATO dan tentara PBB telah siap sedia untuk turut mengamankan pelaksanaannya.
"Apakah presiden telah menentukan sikap sebelumnya, saya pikir memang belum ditentukan. Saya hanya bisa menyampaikan keputusan akan diambil pada minggu-minggu mendatang ketika presiden melakukan pemeriksaan terhadap kebijakannya," tutur dia.
Sebelumnya, seorang pejabat senior AS telah memperingatkan bahwa Obama tidak akan mampu untuk menyimpulkan review kebijakan dan memutuskan apakah memang akan mengirim tentara tambahan ke Afghan tanpa adanya rekanan pemerintah yang legitimate di Kabul.
(nvc/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
Kamis, 24/05/2012 21:33 WIB
Jokowi Akan Menjadi Mediator Konflik Kraton Surakarta
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Soal Lady Gaga, Mendikbud: Cari Saja Penyanyi yang Nggak Kontroversi
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
701 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
