Diduga Aniaya Teman Sendiri, 16 Siswa SMK SPAN Lanud Medan Diperiksa
Selasa, 20/10/2009 00:31 WIB
Medan
Sebanyak 16 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbangan Penerbangan Nasional (SPAN) Lanud Medan, menjalani pemeriksaan di ruang Reserse dan Kriminal (Reskrim) Mapoltabes Medan. Mereka tersangkut dugaan kasus penganiayaan teman sendiri, Senin (19/10/2009).
Dalam pemeriksaan, para siswa didampingi guru dan para orangtua. Pemeriksaan terhadap enam belas siswa kelas tiga SMK SPAN Lanud Medan ini digelar setelah Jimmy Sitorus, sesama siswa kelas tiga, membuat pengaduan ke Mapoltabes medan dalam kasus pengeroyokan yang dialaminya pada 28 September 2009 lalu.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami trauma dan enggan ke sekolah. Pihak keluarga korban juga berencana memindahkan Jimmy ke sekolah lain.
Kuasa hukum para siswa, Irwansyah Gultom, membantah para siswa melakukan penganiayaan terhadap Jimmy Sitorus. Meski begitu, Irwansyah mengakui sistem yang diterapkan di lingkungan SMK SPAN Lanud Medan.
"Tidak ada pengeroyokan. Hanya saja sistem di SMK SPAN Lanud Medan menerapkan semi militer untuk menegakkan disiplin siswa," kata Irwansyah.
Sementara Kasat Reskrim Poltabes Medan Komisaris Polisi (Kompol) Gidion Arif Setyawan mengatakan, tim penyidik sangat hati-hati dalam melakukan pengusutan karena para siswa masih di bawah umur.
"Pemeriksaan ini merupakan tindak awal dari laporan korban. Inti pemeriksaan untuk mengungkap kronologis kejadian sebenarnya. Para siswa yang diperiksa juga belum kita tahan," kata Gidion.
(rul/irw)
Dalam pemeriksaan, para siswa didampingi guru dan para orangtua. Pemeriksaan terhadap enam belas siswa kelas tiga SMK SPAN Lanud Medan ini digelar setelah Jimmy Sitorus, sesama siswa kelas tiga, membuat pengaduan ke Mapoltabes medan dalam kasus pengeroyokan yang dialaminya pada 28 September 2009 lalu.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami trauma dan enggan ke sekolah. Pihak keluarga korban juga berencana memindahkan Jimmy ke sekolah lain.
Kuasa hukum para siswa, Irwansyah Gultom, membantah para siswa melakukan penganiayaan terhadap Jimmy Sitorus. Meski begitu, Irwansyah mengakui sistem yang diterapkan di lingkungan SMK SPAN Lanud Medan.
"Tidak ada pengeroyokan. Hanya saja sistem di SMK SPAN Lanud Medan menerapkan semi militer untuk menegakkan disiplin siswa," kata Irwansyah.
Sementara Kasat Reskrim Poltabes Medan Komisaris Polisi (Kompol) Gidion Arif Setyawan mengatakan, tim penyidik sangat hati-hati dalam melakukan pengusutan karena para siswa masih di bawah umur.
"Pemeriksaan ini merupakan tindak awal dari laporan korban. Inti pemeriksaan untuk mengungkap kronologis kejadian sebenarnya. Para siswa yang diperiksa juga belum kita tahan," kata Gidion.
(rul/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
Kamis, 24/05/2012 21:33 WIB
Jokowi Akan Menjadi Mediator Konflik Kraton Surakarta
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Soal Lady Gaga, Mendikbud: Cari Saja Penyanyi yang Nggak Kontroversi
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
701 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
