detikcom

Filipina Bongkar Penyelundupan 6 Ton Bahan Kimia Pembuat Bom

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Senin, 19/10/2009 19:02 WIB
Zamboanga Pemerintah Filipina menyita lebih dari 6 ton bahan kimia yang diduga diselundupkan dari Malaysia. Bahan kimia ini dicurigai akan digunakan oleh militan Islam untuk bahan baku pembuatan bom.

Demikian kata juru bicara militer Filipina, Mayor Ramon David Hontiveros, seperti dilansir AFP, Senin (19/10/2009).

Dikatakan dia, petugas militer menemukan amunium nitrat di dalam 242 karung masing-masing seberat 25 kilogram. Bahan tersebut ditemukan dalam sebuah gudang di selatan pulau Tawi-Tawi, Jumat (16/10) lalu.

Ramon David menjelaskan, penemuan bahan kimia ini dimulai saat pasukan marinir berhasil menangkap seorang pemilik kapal yang diketahui membawa 9 karung bahan kimia dalam kapalnya. Pria tersebut kemudian membawa pasukan ke suatu gudang.

Belakangan diketahui, gudang tersebut dijadikan tempat untuk menyembunyikan bahan-bahan kimia lainnya. Penjaga gudang dan si pemilik kapal kemudian dimintai keterangan oleh petugas atas tuduhan pelayaran ilegal. Diduga telah terjadi penyelundupan antar negara melalui perbatasan Filipina sebelah selatan.

"Diduga barang selundupan ini dibawa dari Malaysia," jelas dia.

Amunium nitrat merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pupuk. Namun, oleh para militan di Filipina bagian selatan, bahan ini digunakan sebagai bahan pembuat bom.

(nvc/irw)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel