detikcom

BMKG: Panas yang Menyengat Karena Adanya Radiasi Optimum

Indra Subagja - detikNews
Senin, 19/10/2009 17:28 WIB
Jakarta Panas yang menyengat dirasakan sebagian warga yang beraktivitas di luar. Udara terasa lebih panas di banding sebelum-sebelumnya. Apa yang menjadi penyebabnya?

"Itu kondisi di bulan Oktober, matahari di sebelah selatan khatulistiwa. Sepanjang garis khatulistiwa dan sebelah selatan katulistiwa, sinar matahari sangat optimum, seolah-olah kita mendapatkan panas banyak," kata Kepala Humas Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Hari Tirto melalui telepon, Senin (19/10/2009).

Bukan hanya itu saja, kondisi lainnya yang membuat sinar matahari terasa lebih terik yakni faktor kelembapan.

"Kelembapan di wilayah kita cukup tinggi," imbuhnya.

Khusus di Jakarta, ditambah dengan suhu yang berada pada kisaran 33-35 derajat celcius. "Jabodetabek secara umum, kecuali Bogor, masuk masa transisi," imbuhnya.

Sementara terkait angin kencang yang terjadi, menurutnya normalnya angin berhembus pada kecepatan 30-36 Km/jam. Jadi bila ada yang terjadi peristiwa angin kencang, itu hanya insidental.

"Jadi hanya fenomena sesaat," tutupnya.

(ndr/iy)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel