detikcom

Senin, 19/10/2009 10:44 WIB

Mutasi Polri, Dirkrimum & Kabid Humas Polda Metro Jaya Diganti

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Rotasi di tubuh Polri terus bergulir. Termasuk mutasi di lingkungan Polda Metro Jaya. 2 Pejabat yang dipindahtugaskan yakni Dirkrimum Kombes Pol Mochammad Iriawan dan Kombes Pol Chryshnanda Dwilaksana.

Informasi yang diperoleh detikcom, Senin (19/10/2009), mutasi keduanya tertuang dalam Telegram Rahasaia (TR) bernomor TR/547-567/X/2009, tertanggal 17 Oktober 2009.

Kedua perwira menengah itu mendapatkan promosikan. Iriawan menjadi Wakil Direktur Keamanan dan Kejahatan Trans Nasional Bareskrim Mabes Polri, menggantikan posisi Kombes Carlo Brix Tewu.

Jabatan Iriawan di Polda Metro, digantikan Kombes Pol Idham Azis, yang semula menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat. Posisi Kapolres Jakarta Barat diisi Kombes Pol A Kamal Razak, yang sebelumnya menjabat Kapolres Samarinda.

Sedangkan Kombes Chryshnanda Dwilaksana yang semula menjabat sebagai Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, kini dipromosikan menjadi Direktur Lalulintas Polda Riau.

Jabatan polisi yang hobi melukis ini digantikan Kombes Boy Rafli Amar. Boy semula menjabat sebagai Kapoltabes Padang, Sumatera Barat.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%