Dikhawatirkan Diamuk Massa, Pelaku Penggandaan Uang Diamankan Polisi
Minggu, 18/10/2009 23:30 WIB
Medan
Sepasang suami isteri pengelola bisnis pengadaan uang berkedok penjualan emas dan berlian terpaksa diamankan polisi. Pengamanan dilakukan untuk menghindari amukan massa yang meminta keuntungan hasil penggandaan uangnya.
Sri Novita Handayani dan Tirto Suroso warga Jl. Asrama, Komplek Perumahan Bumi Asri, Medan, Sumatera Utara (Sumut) nyaris babak belur. 15 orang yang merupakan anggota bisnisnya itu marah lantaran Sri tak kunjung menyerahkan keuntungan bisnis penggandaan uangnya.
"Selama ini, keuntungan saya serahkan semua kepada nasabah. Tidak pernah telat. Tapi belakangan ini bisnis saya tidak lancar," kata Sri ketika menjalani pemeriksaan di ruang Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Unit Ekonomi Poltabes Medan, Minggu (18/10/2009).
Sri yang telah menjalankan bisnisnya sejak November 2008 lalu menjanjikan keuntungan hingga 10 persen dari nominal yang disetorkan setiap sepuluh hari. Keuntungan Rp 1,8 miliar pun didapatkannya dari anggotanya yang menyetor saham antara sepuluh sampai lima belas juta rupiah.
Sri kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Akan tetapi sang suami, masih diperiksa sebagai saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penipuan berupa catatan transaksi dengan para korban yang menanamkan saham.
Sementara itu, Kasat Reskrim Poltabes Medan, Kompol Gidion Arif Setyawan menyatakan bisnis yang dilakoni tersangka mirip bisnis sistem pemasaran berjenjang berkedok usaha penjualan emas dan permata.
"Meski begitu, tim masih melakukan kalkulasi sambil menungu laporan dari sejumlah
korban lainnya. Laporan para korban diperlukan untuk mengetahui jumlah kerugian dari perbuatan tersangka," kata Gidion. (rul/amd)
Sri Novita Handayani dan Tirto Suroso warga Jl. Asrama, Komplek Perumahan Bumi Asri, Medan, Sumatera Utara (Sumut) nyaris babak belur. 15 orang yang merupakan anggota bisnisnya itu marah lantaran Sri tak kunjung menyerahkan keuntungan bisnis penggandaan uangnya.
"Selama ini, keuntungan saya serahkan semua kepada nasabah. Tidak pernah telat. Tapi belakangan ini bisnis saya tidak lancar," kata Sri ketika menjalani pemeriksaan di ruang Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Unit Ekonomi Poltabes Medan, Minggu (18/10/2009).
Sri yang telah menjalankan bisnisnya sejak November 2008 lalu menjanjikan keuntungan hingga 10 persen dari nominal yang disetorkan setiap sepuluh hari. Keuntungan Rp 1,8 miliar pun didapatkannya dari anggotanya yang menyetor saham antara sepuluh sampai lima belas juta rupiah.
Sri kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Akan tetapi sang suami, masih diperiksa sebagai saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penipuan berupa catatan transaksi dengan para korban yang menanamkan saham.
Sementara itu, Kasat Reskrim Poltabes Medan, Kompol Gidion Arif Setyawan menyatakan bisnis yang dilakoni tersangka mirip bisnis sistem pemasaran berjenjang berkedok usaha penjualan emas dan permata.
"Meski begitu, tim masih melakukan kalkulasi sambil menungu laporan dari sejumlah
korban lainnya. Laporan para korban diperlukan untuk mengetahui jumlah kerugian dari perbuatan tersangka," kata Gidion. (rul/amd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Ketua F-PD: Grasi Corby Bukan Hasil Intervensi Australia ke RI
-
Kamis, 24/05/2012 22:03 WIB
Api Lalap Kasur & Atap Rumah Penduduk di Warakas
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
Kamis, 24/05/2012 21:33 WIB
Jokowi Akan Menjadi Mediator Konflik Kraton Surakarta
-
Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB
Siswi SMAN 2 Kuningan Raih Nilai UN Murni Tertinggi
-
Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Soal Lady Gaga, Mendikbud: Cari Saja Penyanyi yang Nggak Kontroversi
-
Kamis, 24/05/2012 21:50 WIB
Pramugari Anggi Seharusnya Menjadi Ikon Sukhoi Superjet
-
Kamis, 24/05/2012 21:42 WIB
Anas Sebut Tak Ada Ancaman Fisik Saat Berkunjung ke Maluku Utara
-
701 Komentar
-
260 Komentar
-
239 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
