detikcom
Minggu, 18/10/2009 15:11 WIB

Nila Juwita Anfasa Moeleok Calon Menkes?

Luhur Hertanto - detikNews
foto: Didit/detikcom
Jakarta - Perempuan kedua yang mengikuti 'audisi' calon menteri di Cikeas adalah Nila Juwita Anfasa Moeloek. Nila mengaku diajak bicara soal mengurangi angka kematian ibu, anak, dan pengurangan kemiskinan.

"Tadi Pak Boediono banyak mengatakan capaian MDG's yang harus kita capai pada 2015. Ya kan banyak kalau MDG's antara lain mengurangi angka kematian ibu, angka kematian anak, pengurangan kemiskinan dan lain-lain," ujar Nila kepada wartawan di Cikeas, Minggu (18/10/2009).

Nila yang datang mengenakan baju batik biru hijau ini mengaku belum tahu persis pos kementrian apa yang akan didudukinya. Nila mengaku dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru sebatas calon saja.

"Saya dipanggil ke Cikeas sebagai calon. Detailnya belum, ini masih calon lo," ujarnya yang tampak canggung dikerumuni wartawan.

Nila adalah dokter spesialis mata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Selain sebagai dokter, Nila tercatat masih sebagai ketua umum Dharma Wanita Pusat. Nila adalah istri mantan Menteri Kesehatan Farid Anfasa Moeloek.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(Rez/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%