Peringatan Bom Bali
Korban Bom di Indonesia Lega Para Teroris Tewas
Senin, 12/10/2009 10:52 WIB
dok detikcom
Denpasar
Aksi terorisme di tanah air memakan ratusan korban meninggal dan luka-luka. Para korban kini merasa lega setelah para pelaku terorisme di Indonesia ditembak mati. Namun mereka masih was-was dengan aksi dari para pengikut Nurdin cs.
"Saya merasa senang dan lega setelah para pelaku terorisme bom di Indonesia tewas," kata salah seorang korban bom di JW Marriot 2003 Febby Frimansah di sela-sela peringatan bom Bali 2002 di monumen bom Bali, Legian, Kuta, Senin (12/10/2009).
Febby adalah menjadi korban di JW Marriot saat hendak membagikan kartu undangan menikahnya yang digelar dua pekannya lagi. Namun, ledakan bom para teroris membubarkan impiannya tersebut. Ia pun berharap, aksi teror bom tidak merusak kedamaian masyarakat Indonesia. "Mudah-mudahan tidak terjadi lagi bom di Indonesia," harapnya.
Meskipun para gembong teroris telah tewas, namun para korban bom di beberapa tempat di tanah air yang selamat masih was-was aksi teror terjadi lagi.
"Saya bersyukur potensi ledakan akan mengecil. Tetapi kita masih was-was karena sel-sel didikan Nurdin M Top masih ada," kata korban bom Kuningan 2004 Mulyono yang menderita patah tulang rahang akibat ledakan.
Para korban bom berharap pemerintah dan aparat kepolisian tetap waspada mencegah aksi terorisme bom di Indonesia. "Masyarakat juga harus waspada dan membantu usaha pemerintah," harap Mulyono.
(gds/djo)
"Saya merasa senang dan lega setelah para pelaku terorisme bom di Indonesia tewas," kata salah seorang korban bom di JW Marriot 2003 Febby Frimansah di sela-sela peringatan bom Bali 2002 di monumen bom Bali, Legian, Kuta, Senin (12/10/2009).
Febby adalah menjadi korban di JW Marriot saat hendak membagikan kartu undangan menikahnya yang digelar dua pekannya lagi. Namun, ledakan bom para teroris membubarkan impiannya tersebut. Ia pun berharap, aksi teror bom tidak merusak kedamaian masyarakat Indonesia. "Mudah-mudahan tidak terjadi lagi bom di Indonesia," harapnya.
Meskipun para gembong teroris telah tewas, namun para korban bom di beberapa tempat di tanah air yang selamat masih was-was aksi teror terjadi lagi.
"Saya bersyukur potensi ledakan akan mengecil. Tetapi kita masih was-was karena sel-sel didikan Nurdin M Top masih ada," kata korban bom Kuningan 2004 Mulyono yang menderita patah tulang rahang akibat ledakan.
Para korban bom berharap pemerintah dan aparat kepolisian tetap waspada mencegah aksi terorisme bom di Indonesia. "Masyarakat juga harus waspada dan membantu usaha pemerintah," harap Mulyono.
(gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
