Ribuan Gay di Washington Dukung Pernikahan Sesama Jenis
Senin, 12/10/2009 03:44 WIB
Washington
Sedikitnya 3.000 gay yang tergabung dalam organisasi terbesar dunia kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) melakukan aksi gerak jalan di Washington, Amerika Serikat pada Minggu (11/10/2009) waktu setempat.
Aksi tersebut sebagai dukungan disahkannya pernikahan sesama jenis dan pencabutan larangan pelayanan bagi tentara militer AS yang homoseksual.
Seperti dilansir AFP, Minggu (11/10/2009), gerak jalan dilakukan setelah Presiden AS Barack Hussein Obama berjanji akan mencabut pelarangan aktivitas bagi kaum gay dan lesbian di lingkungan militer. Hal ini kemudian menimbulkan kemarahan karena Obama belum menepati janjinya untuk membela persamaan hak tersebut.
"Saya akan hentikan 'Jangan tanya, jangan bicara'. Itu komitmen saya pada kalian," kata Obama pada Sabtu pekan lalu.
"Kita tidak seharusnya menghukum warga Amerika yang bersikap patriotis yang telah melangkah maju untuk melayani negara ini. Kita seharusnya merayakan kemauan mereka untuk menunjukkan keberanian dan keegoisan atas nama penduduk, terutama saat kita berjuang melawan 2 perang,"lanjut Obama.
Meski sumpah 'komitmen teguh' Presiden Obama mendukung hak-hak kaum gay, namun dia tidak juga memberikan tenggat waktu pencabutan UU tahun 1993 tentang isu sosial dasar yang sedang hangat. Dia juga dinilai tidak merinci rencana penghentian diskriminasi terhadap kaum gay.
12 ribu lebih tentara AS dipecat atas kebijakan yang mengharuskan kaum gay dan lesbian tutup mulut tentang orientasi seksual.
(mei/irw)
Aksi tersebut sebagai dukungan disahkannya pernikahan sesama jenis dan pencabutan larangan pelayanan bagi tentara militer AS yang homoseksual.
Seperti dilansir AFP, Minggu (11/10/2009), gerak jalan dilakukan setelah Presiden AS Barack Hussein Obama berjanji akan mencabut pelarangan aktivitas bagi kaum gay dan lesbian di lingkungan militer. Hal ini kemudian menimbulkan kemarahan karena Obama belum menepati janjinya untuk membela persamaan hak tersebut.
"Saya akan hentikan 'Jangan tanya, jangan bicara'. Itu komitmen saya pada kalian," kata Obama pada Sabtu pekan lalu.
"Kita tidak seharusnya menghukum warga Amerika yang bersikap patriotis yang telah melangkah maju untuk melayani negara ini. Kita seharusnya merayakan kemauan mereka untuk menunjukkan keberanian dan keegoisan atas nama penduduk, terutama saat kita berjuang melawan 2 perang,"lanjut Obama.
Meski sumpah 'komitmen teguh' Presiden Obama mendukung hak-hak kaum gay, namun dia tidak juga memberikan tenggat waktu pencabutan UU tahun 1993 tentang isu sosial dasar yang sedang hangat. Dia juga dinilai tidak merinci rencana penghentian diskriminasi terhadap kaum gay.
12 ribu lebih tentara AS dipecat atas kebijakan yang mengharuskan kaum gay dan lesbian tutup mulut tentang orientasi seksual.
(mei/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 19:25 WIB
Andi Mallarangeng Diperiksa 10 Jam di KPK
-
Kamis, 24/05/2012 19:07 WIB
BNPB: Banjir & Longsor di Balikpapan, 4 Orang Tewas dan Belasan Rumah Rusak
-
Kamis, 24/05/2012 19:02 WIB
Ribuan Polisi Kawal Laga Inter Milan Vs Liga Selection
-
Kamis, 24/05/2012 18:51 WIB
Perebutan Wilayah, Sulbar: Pulau Lari-larian Milik Kami, Harga Mati!
-
Kamis, 24/05/2012 18:37 WIB
Polisi Selidiki Pengirim Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Polda: Kiriman Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman Modus Baru
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 18:14 WIB
Tak Terbukti Bunuh Istri, AKBP Mindo Bebas
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
699 Komentar
-
259 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
