Laporan dari Wassenaar
Menlu Wirajuda: RI-Belanda di Level Kemitraan Komprehensif
Sabtu, 10/10/2009 19:00 WIB
Foto: es/detikcom
Wassenaar
Pesan dari penganugerahan Bintang Mahaputera Utama adalah sederhana, tapi tulus: mereka adalah sahabat sejati. Kini hubungan RI-Belanda meningkat pesat di level kemitraan komprehensif.
Hal itu disampaikan Menlu Hassan Wirajuda dalam sambutan upacara penyematan anugerah Bintang Mahaputera Utama kepada mantan Menlu Belanda Bernard Rudolf (Ben) Bot, anggota parlemen Uni Eropa Johannes Cornelis (Hans) van Baalen dan relawan masyarakat madani Jacques Zeno Brijl di Wisma Duta Indonesia, Wassenaar, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (9/10/2009) pagi ini waktu Jakarta.
Tanda jasa tertinggi Republik Indonesia untuk warga asing ini dianugerahkan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 2009 sesuai mandat konstitusional.
"Anda sahabat sejati, sahabat hebat Indonesia. Sahabat seperti anda sangat susah didapat, sehingga kami berterimakasih atas persahabatan dan apa yang telah anda lakukan untuk persahabatan itu," demikian Wirajuda di hadapan penerima bintang dan tamu undangan.
Dicontohkan, sembilan hari lalu Indonesia ditimpa bencana alam gempa bumi yang menelan korban tewas lebih dari 1000 orang dan menimbulkan kerusakan luarbiasa atas harta benda privat dan publik.
"Bersama dengan sahabat Indonesia lainnya dari masyarakat internasional, Belanda bersegera menolong para korban yang selamat. Tidak hanya pemerintah Belanda ada di sana, tetapi juga LSM Belanda," tutur Wirajuda.
Khusus kepada Ben Bot, Wirajuda mengatakan bahwa mantan sejawatnya itu telah dengan cara efektif dan hebat memajukan hubungan dan kerjasama Belanda-Indonesia.
"Dalam hal ini anda telah memulai proses pengangkatan kerjasama antara kedua negara ke tingkat kemitraan komprehensif walaupun dokumen-dokumen kemitraan seperti itu belum diteken," ujar Wirajuda.
Menurut Wirajuda, perdagangan total bilateral kedua negara saat ini mencapai US$4,52 miliar, meningkat pesat hampir 40% lebih dibandingkan tahun sebelumnya.
Kini Belanda menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di Uni Eropa, juga investor terbesar ke-8 di Indonesia. Di samping itu kerjasama peningkatan kapasitas juga terus berkembang di berbagai bidang, termasuk pendidikan dalam bentuk beasiswa.
Sejak terobosan besar Ben Bot pada 15/8/2005, tabu dan beban sejarah yang terus membayangi hubungan diplomatik dan bilateral kedua negara seperti lepas. Ibarat berjalan, kerikil dalam sepatu yang mengganggu telah dibuang.
(es/es)
Hal itu disampaikan Menlu Hassan Wirajuda dalam sambutan upacara penyematan anugerah Bintang Mahaputera Utama kepada mantan Menlu Belanda Bernard Rudolf (Ben) Bot, anggota parlemen Uni Eropa Johannes Cornelis (Hans) van Baalen dan relawan masyarakat madani Jacques Zeno Brijl di Wisma Duta Indonesia, Wassenaar, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (9/10/2009) pagi ini waktu Jakarta.
Tanda jasa tertinggi Republik Indonesia untuk warga asing ini dianugerahkan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 2009 sesuai mandat konstitusional.
"Anda sahabat sejati, sahabat hebat Indonesia. Sahabat seperti anda sangat susah didapat, sehingga kami berterimakasih atas persahabatan dan apa yang telah anda lakukan untuk persahabatan itu," demikian Wirajuda di hadapan penerima bintang dan tamu undangan.
Dicontohkan, sembilan hari lalu Indonesia ditimpa bencana alam gempa bumi yang menelan korban tewas lebih dari 1000 orang dan menimbulkan kerusakan luarbiasa atas harta benda privat dan publik.
"Bersama dengan sahabat Indonesia lainnya dari masyarakat internasional, Belanda bersegera menolong para korban yang selamat. Tidak hanya pemerintah Belanda ada di sana, tetapi juga LSM Belanda," tutur Wirajuda.
Khusus kepada Ben Bot, Wirajuda mengatakan bahwa mantan sejawatnya itu telah dengan cara efektif dan hebat memajukan hubungan dan kerjasama Belanda-Indonesia.
"Dalam hal ini anda telah memulai proses pengangkatan kerjasama antara kedua negara ke tingkat kemitraan komprehensif walaupun dokumen-dokumen kemitraan seperti itu belum diteken," ujar Wirajuda.
Menurut Wirajuda, perdagangan total bilateral kedua negara saat ini mencapai US$4,52 miliar, meningkat pesat hampir 40% lebih dibandingkan tahun sebelumnya.
Kini Belanda menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di Uni Eropa, juga investor terbesar ke-8 di Indonesia. Di samping itu kerjasama peningkatan kapasitas juga terus berkembang di berbagai bidang, termasuk pendidikan dalam bentuk beasiswa.
Sejak terobosan besar Ben Bot pada 15/8/2005, tabu dan beban sejarah yang terus membayangi hubungan diplomatik dan bilateral kedua negara seperti lepas. Ibarat berjalan, kerikil dalam sepatu yang mengganggu telah dibuang.
(es/es)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
