detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 23:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 09/10/2009 13:34 WIB

Polisi Sterilkan Lokasi Pengerebekan Teroris di Ciputat

Andi Saputra - detikNews
TKP digaris polisi (Andi S)
Jakarta - Puluhan anggota Densus 88 Mabes Polri bersenjata lengkap bersiaga di belakang kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Ciputat, Tangerang Selatan. Lokasi yang diduga sebagai tempat penggerebekan dua buron teroris Syaifudin Zuhri dan M Syahrir itu kini telah di-police line.

Pantauan detikcom, Jumat (9/10/2009), selain personel Densus 88, personel polisi dari Polres Jaksel pun dikerahkan.

Hingga kini, polisi belum mengizinkan siapa pun untuk mendekat ke lokasi penggerebekan.

Dua tersangka teroris Syaifudin Zuhri dan Mohamad Syahrir diisukan digerebek di Ciputat, Tangerang Selatan. Kedua buron itu diduga terlibat dalam aksi pengeboman di Mega Kuningan, 17 Juli silam.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rdf/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close