Ragukan Kompolnas, Pengacara KPK Ngadu ke SBY Malam Nanti
Kamis, 08/10/2009 15:17 WIB
Jakarta
Pengacara 2 pimpinan KPK nonaktif akan melapor ke Presiden SBY. Melaporkan hasil pemeriksaan Itwasum Mabes Polri yang menyebut Kabareskrim Susno Djuaji tidak bersalah ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dirasa tidak cukup.
"Sekarang Kompolnas apa sih kerjanya? Saya khawatir Kompolnas malah mau dimuseumkan," kata pengacara Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, Achmad Rivai di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/10/2009).
Laporan ke SBY akan dilakukan pada Kamis (8/10/2009) malam. Dalam pelaporan ke presiden nanti, pengacara akan menunjukkan bukti yang dimiliki termasuk bukti DPO bos PT Masaro Anggoro Widjojanto dan bukti lain yang disampaikan ke Kapolri. Seperti diketahui, Susno disebut-sebut melakukan pertemuan dengan Anggoro yang adalah buron KPK.
Rivai berharap Presiden dapat melihat kasus yang ada secara benar. Jika ditemukan kesalahan dalam pemeriksaan Itwasum atas Susno, pengacara minta dibentuk tim independen.
Rivai menyayangkan Itwasum hanya meminta keterangan Susno. "Coba bayangkan proses penyidikan sekarang ini, orang yang tahu, orang yang melihat malah tidak dimintai keterangan langsung dinyatakan tidak terbukti," kata Rivai.
"Jadi harus dibentuk tim independen kalau tidak, susah. bagaimana mau mereformasi polisi?" tegas Rivai.
(amd/iy)
"Sekarang Kompolnas apa sih kerjanya? Saya khawatir Kompolnas malah mau dimuseumkan," kata pengacara Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, Achmad Rivai di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/10/2009).
Laporan ke SBY akan dilakukan pada Kamis (8/10/2009) malam. Dalam pelaporan ke presiden nanti, pengacara akan menunjukkan bukti yang dimiliki termasuk bukti DPO bos PT Masaro Anggoro Widjojanto dan bukti lain yang disampaikan ke Kapolri. Seperti diketahui, Susno disebut-sebut melakukan pertemuan dengan Anggoro yang adalah buron KPK.
Rivai berharap Presiden dapat melihat kasus yang ada secara benar. Jika ditemukan kesalahan dalam pemeriksaan Itwasum atas Susno, pengacara minta dibentuk tim independen.
Rivai menyayangkan Itwasum hanya meminta keterangan Susno. "Coba bayangkan proses penyidikan sekarang ini, orang yang tahu, orang yang melihat malah tidak dimintai keterangan langsung dinyatakan tidak terbukti," kata Rivai.
"Jadi harus dibentuk tim independen kalau tidak, susah. bagaimana mau mereformasi polisi?" tegas Rivai.
(amd/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 19:07 WIB
BNPB: Banjir & Longsor di Balikpapan, 4 Orang Tewas dan Belasan Rumah Rusak
-
Kamis, 24/05/2012 19:02 WIB
Ribuan Polisi Kawal Laga Inter Milan Vs Liga Selection
-
Kamis, 24/05/2012 18:51 WIB
Perebutan Wilayah, Sulbar: Pulau Lari-larian Milik Kami, Harga Mati!
-
Kamis, 24/05/2012 18:37 WIB
Polisi Selidiki Pengirim Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman
-
Kamis, 24/05/2012 18:30 WIB
Grasi Corby Tak Perlu Dijadikan Polemik
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Polda: Kiriman Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman Modus Baru
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 18:14 WIB
Tak Terbukti Bunuh Istri, AKBP Mindo Bebas
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
699 Komentar
-
259 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
