Detik.com News
Detik.com
Kamis, 01/10/2009 09:27 WIB

Gempa 7,6 SR di Sumbar

Jalur Kota Padang-Bukittinggi Terputus

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jalur Kota Padang-Bukittinggi Terputus Foto (kiriman) : Lukita
Jakarta - Longsor yang disebabkan gempa dahsyat di Sumatera Barat (Sumbar) membuat jalur lintas Kota Padang dan Kota Padang Panjang terputus. Akibatnya, arus lalu lintas Kota Padang-Padang Panjang yang selanjutnya menuju Bukittinggi terputus total.

Longsor menutup badan jalan di Kecamatan Sicincin atau Lokasi Lembah Anai.
Saat ini arus lalu lintas dari Padang dan Buktitinggi harus dialihkan lewat Maninjau yang jarak tempuhnya 2 kali lipat dari jalur biasa. Padang-Bukittinggi biasanya ditempuh dalam waktu 3-4 jam.

Pantauan detikcom, Kamis (1/10/2009), kondisi Bukittinggi tidak begitu parah dibandingkan dengan Kota Padang dan Pariaman. Tidak ada bangunan yang rusak berat, sebagaian rumah hanya mengalami retak-retak.

Sejak subuh hingga pukul 09.00 WIB, Bukittinggi terus diguyur hujan lebat. Pasacagempa Rabu (30/9/2009) kemarin Kota Bukittinggi terlihat lengang, toko-toko di pusat terlihat tutup.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lrn/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%