detikcom
Rabu, 30/09/2009 13:05 WIB

Topan Menyerang Vietnam dan Kamboja, 49 Jiwa Tewas video

Amanda Ferdina - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Vietnam - Setelah menyerang Filipina, angin topan Ketsana bergerak dan memporakporandakan Vietnam dan Kamboja. Tercatat sudah 49 orang tewas dan 10 orang hilang akibat musibah ini.

Angin topan mulai menyerang Vietnam dan Kamboja pada Selasa (29/9/2009) sore dam Laos pada Rabu (30/9/2009) dini hari.

168.585 orang yang tinggal di 6 provinsi yang dekat pantai Vietnam telah dievakuasi. Pekerja sosial tampak mencoba mengevakuasi warga yang terjebak dan membutuhkan suplai bantuan. Heli militer juga ikut bergabung dalam usaha penyelamatan warga. Demikian dilansir AFP Rabu (30/9/2009).

Air bah telah menyapu wilayah Vietnam termasuk kota tua Hoi An yang masuk dalam situs kuno Unesco World Heritage di dekat laut Cina Selatan. Tak hanya itu, banjir juga menggenangi kota Danang, dan situs kuno lainnya.

"Kami akan fokus menyelamatkan mereka yang terisolasi terutama di provinsi Kon Tum dan Quang Ngai. Kami harus segera mengevakuasi wilayah yang terletak pada 3 sungai dan dapat tertimpa tanah longsor," kata wakil Perdana Menteri Hoang Trung Hai.

Pada tahun 2008, Vietnam pernah dilanda badai tropis dan topan. Setidaknya 41 orang tewas akibat musibah tersebut. Sementara itu, belum disebutkan berapa jumlah korban dari pemerintah Laos.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(amd/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%