Hidayat Desak Kapolri Gelar Sidang Kode Etik Susno Duadji
Selasa, 29/09/2009 12:45 WIB
Jakarta
Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mendukung agar Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dinonaktifkan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Hidayat juga mendesak Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri untuk segera menggelar sidang kode etik.
"Kalau saya lebih cenderung Susno Duadji dinonaktifkan sambil beliau konsentrasi untuk memberikan klarifikasi, penjelasan, dan penjernihan terkait beragam isu dan tanggapan yang beredar yang ditujukan kepada beliau," kata Hidayat.
Hal ini disampaikan dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2009).
"Jadi supaya beliau mempunyai waktu untuk memberikan penjelasan sehingga masalah ini bisa diselesaikan agar tidak ada isu dan kekhawatiran adanya balas dendam, saling mencurigai dan berfikiran negatif di antara kedua pihak," lanjut dia.
Hidayat berpendapat, Polri seharusnya segera menggelar sidang kode etik untuk Susno.
"Saya kira wajar hal itu (desakan untuk sidang kode etik). Kalau dilakukan lebih cepat, lebih menguntungkan Polri karena Polri akan terbebas dari beragam rumor dan salah paham serta beragam isu yang tidak jelas. Segera lakukan itu supaya cepat clear agar yang salah dinyatakan salah, yang tidak salah segera dibebaskan dari berragam tuduhan," papar dia.
Dalam kesempatan itu, Hidayat meminta KPK dan Polri jangan sampai terjebak dalam kondisi saling mencurigai dan menilai secara negatif.
"Saya khawatir kalau terus seperti ini nantinya yang diuntungkan hanya satu yaitu para koruptor. Semuanya harus bisa mengkoreksi kondisi itu karena koruptor mestinya dijadikan musuh bersama oleh KPK dan Polri. Jangan sampai KPK dan Polri sibuk sendiri, para koruptor tidak dikoreksi, ditangkap. tidak boleh terjadi seperti ini," kata politisi PKS ini.
Konflik kepentingan Susno vs KPK terkait dengan pembicaraan Susno dalam kasus pencairan dana Bank Century yang tak sengaja tersadap oleh KPK.
Susno mengakui dia pernah disadap penegak hukum lainnya terkait kasus Bank Century. Saat itu Susno tidak secara tegas menyebut KPK. Nah, karena dia mengetahui dirinya disadap, dia pun mengaku menjebak penyadapnya dengan berpura-pura meminta uang Rp 10 miliar.
(aan/nrl)
"Kalau saya lebih cenderung Susno Duadji dinonaktifkan sambil beliau konsentrasi untuk memberikan klarifikasi, penjelasan, dan penjernihan terkait beragam isu dan tanggapan yang beredar yang ditujukan kepada beliau," kata Hidayat.
Hal ini disampaikan dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2009).
"Jadi supaya beliau mempunyai waktu untuk memberikan penjelasan sehingga masalah ini bisa diselesaikan agar tidak ada isu dan kekhawatiran adanya balas dendam, saling mencurigai dan berfikiran negatif di antara kedua pihak," lanjut dia.
Hidayat berpendapat, Polri seharusnya segera menggelar sidang kode etik untuk Susno.
"Saya kira wajar hal itu (desakan untuk sidang kode etik). Kalau dilakukan lebih cepat, lebih menguntungkan Polri karena Polri akan terbebas dari beragam rumor dan salah paham serta beragam isu yang tidak jelas. Segera lakukan itu supaya cepat clear agar yang salah dinyatakan salah, yang tidak salah segera dibebaskan dari berragam tuduhan," papar dia.
Dalam kesempatan itu, Hidayat meminta KPK dan Polri jangan sampai terjebak dalam kondisi saling mencurigai dan menilai secara negatif.
"Saya khawatir kalau terus seperti ini nantinya yang diuntungkan hanya satu yaitu para koruptor. Semuanya harus bisa mengkoreksi kondisi itu karena koruptor mestinya dijadikan musuh bersama oleh KPK dan Polri. Jangan sampai KPK dan Polri sibuk sendiri, para koruptor tidak dikoreksi, ditangkap. tidak boleh terjadi seperti ini," kata politisi PKS ini.
Konflik kepentingan Susno vs KPK terkait dengan pembicaraan Susno dalam kasus pencairan dana Bank Century yang tak sengaja tersadap oleh KPK.
Susno mengakui dia pernah disadap penegak hukum lainnya terkait kasus Bank Century. Saat itu Susno tidak secara tegas menyebut KPK. Nah, karena dia mengetahui dirinya disadap, dia pun mengaku menjebak penyadapnya dengan berpura-pura meminta uang Rp 10 miliar.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
