Jamwas Kejagung Minta Pemeriksaan Anggodo & Eddy Dipercepat
Senin, 28/09/2009 14:03 WIB
Jakarta
Kasus dugaan pelanggaran disiplin pegawai negeri yang dilakukan jaksa di Kejaksaan Agung (Kejagung), Irwan Nasution, masih bergulir. Kejagung telah memanggil adik Dirut PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo, Anggodo Widjojo serta Eddy Sumarsono untuk diperiksa, namun mangkir.
"Kita panggil dua orang, Anggodo dan Eddy Sumarsono, namun sampai hari ini belum datang," kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung, Hamzah Taja, saat dihubungi detikcom, Senin (28/9/2009).
Menurut Hamzah, pemanggilan terhadap Anggodo dan Eddy dilayangkan sebelum Hari Idul Fitri. Namun, yang bersangkutan tidak datang tanpa diketahui alasannya.
"Saya minta kepada tim untuk dipercepat. Tapi dari tim belum ada kapan akan dipanggil lagi," cetusnya.
Dikatakan Hamzah, semula tim inspektur ragu untuk memeriksa Eddy. Namun, Eddy diketahui ikut dalam pertemuan di ruangan Irwan yang berada di Gedung Jamintel Kejagung itu.
Hamzah menambahkan, dengan belum didapatnya keterangan dari Anggodo dan Eddy, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan sekaligus sanksi terhadap Irwan.
"Kita harus memeriksa yang dua itu. Kalau cuma Irwan pasti tidak ada apa-apanya. Anak kecil saja tahu, pasti dia (Irwan) akan mengatakan tidak," pungkasnya.
Pertemuan tiga pihak itu (Irwan, Anggodo, Eddy Sumarsono) terjadi pada bulan Agustus 2008. Dalam pertemuan itu, disebut-sebut Anggodo meminta bantuan kepada Eddy untuk 'membereskan' Antasari Azhar yang saat itu masih menjabat Ketua KPK. Tujuannya agar kasus SKRT Dephut yang melibatkan kakaknya itu tidak diusut oleh KPK.
(irw/irw)
"Kita panggil dua orang, Anggodo dan Eddy Sumarsono, namun sampai hari ini belum datang," kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung, Hamzah Taja, saat dihubungi detikcom, Senin (28/9/2009).
Menurut Hamzah, pemanggilan terhadap Anggodo dan Eddy dilayangkan sebelum Hari Idul Fitri. Namun, yang bersangkutan tidak datang tanpa diketahui alasannya.
"Saya minta kepada tim untuk dipercepat. Tapi dari tim belum ada kapan akan dipanggil lagi," cetusnya.
Dikatakan Hamzah, semula tim inspektur ragu untuk memeriksa Eddy. Namun, Eddy diketahui ikut dalam pertemuan di ruangan Irwan yang berada di Gedung Jamintel Kejagung itu.
Hamzah menambahkan, dengan belum didapatnya keterangan dari Anggodo dan Eddy, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan sekaligus sanksi terhadap Irwan.
"Kita harus memeriksa yang dua itu. Kalau cuma Irwan pasti tidak ada apa-apanya. Anak kecil saja tahu, pasti dia (Irwan) akan mengatakan tidak," pungkasnya.
Pertemuan tiga pihak itu (Irwan, Anggodo, Eddy Sumarsono) terjadi pada bulan Agustus 2008. Dalam pertemuan itu, disebut-sebut Anggodo meminta bantuan kepada Eddy untuk 'membereskan' Antasari Azhar yang saat itu masih menjabat Ketua KPK. Tujuannya agar kasus SKRT Dephut yang melibatkan kakaknya itu tidak diusut oleh KPK.
(irw/irw)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 18:37 WIB
Polisi Selidiki Pengirim Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman
-
Kamis, 24/05/2012 18:30 WIB
Grasi Corby Tak Perlu Dijadikan Polemik
-
Kamis, 24/05/2012 18:14 WIB
Tak Terbukti Bunuh Istri, AKBP Mindo Bebas
-
Kamis, 24/05/2012 18:11 WIB
Pemerintah Buka Peluang Narapidana Asing Lain untuk Dapat Grasi
-
Kamis, 24/05/2012 18:09 WIB
207 Siswa SMA DKI Tidak Lulus, Jatim Peringkat Terbaik
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Polda: Kiriman Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman Modus Baru
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
699 Komentar
-
259 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
.gif)

_2.gif)
