detikcom
Rabu, 23/09/2009 19:09 WIB

Bayi 8,7 Kg Lahir di Sumut, Rekor Baru di Indonesia

Rachmadin Ismail - detikNews
AFP
Medan - Seorang bayi laki-laki lahir dengan bobot 8,7 Kg di Sumatera Utara. Dokter setempat mengklaim, kelahiran ini menjadi rekor baru di Indonesia.

Sebelumnya, berdasarkan data MURI, rekor bayi terberat di Indonesia adalah 6,9 Kg yang terlahir pada tahun 2007.

Hingga kini, bayi tersebut belum diberi nama. Saat dilahirkan, panjangnya mencapai 62 Cm. Proses kelahiran dilakukan dengan operasi cesar.

"Bayi yang berat ini membuat proses operasi berlangsung sangat berat, apalag saat berusaha mengeluarkannya. Kakinya sangat besar," kata dr Binsar Sitanggang, salah seorang dokter yang menanganinya, seperti dikutip AFP Rabu (23/9/2009).

Bayi laki-laki tersebut dalam kini dalam kondisi sehat dan terus diberikan oksigen untuk mengantisipasi munculnya masalah pernafasan.

"Anak itu memiliki nafsu makan yang besar, hampir setiap menit ingin makan. Tangisnya juga sangat kencang, tidak seperti bayi biasanya," tambahnya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/ken)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%