Merasa Ikut Produksi Batik, Malaysia Akan Pelajari Keputusan Unesco
Jumat, 18/09/2009 10:59 WIB
Malaysia
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) telah memasukkan Batik Indonesia ke dalam daftar intangible cultural heritage (warisan budaya bukan benda). Otoritas Malaysia mengaku akan mempelajari keputusan itu lebih lanjut.
Seperti dilansir Bernama, Jumat (18/9/2009), Wakil PM Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin menyatakan pihaknya akan mempelajari keputusan Unesco yang memasukkan Batik Indonesia ke dalam daftar warisan budaya bukan benda.
"Saya tidak memiliki detailnya (keputusan Unesco) karena Malaysia juga memiliki batik. Kita akan menganalisa pengertian sebenarnya dari keputusan itu dan apakah keputusan itu akan berdampak pada produksi batik di sini," ujar Muhyidin.
Menurutnya, tidak hanya Malaysia dan Indonesia yang memproduksi batik, India dan Singapura juga melakukan hal sama.
"Batik tidak hanya diproduksi Malaysia dan Indonesia, tapi India dan Singapura juga memiliki batik. Perbedaannya hanya terletak pada nama dan teknologi yang digunakan. Maka itu, saya akan mengecek keputusan Unesco lebih lanjut," kata Muhyiddin.
Unesco memutuskan untuk menjadikan batik Indonesia sebagai salah satu daftar warisan budaya pada 8 September 2009. Pengumuman daftar tersebut akan digelar pada pertemuan komite antar pemerintah Intangible Heritage, 2 Oktober di Abu Dhabi.
Menghadapi momen tersebut, presiden RI, SBY telah mengimbau seluruh warga negara Indonesia untuk mengenakan batik pada 2 Oktober. Tanggal tersebut akan dijadikan sebagai hari batik nasional.
(amd/iy)
Seperti dilansir Bernama, Jumat (18/9/2009), Wakil PM Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin menyatakan pihaknya akan mempelajari keputusan Unesco yang memasukkan Batik Indonesia ke dalam daftar warisan budaya bukan benda.
"Saya tidak memiliki detailnya (keputusan Unesco) karena Malaysia juga memiliki batik. Kita akan menganalisa pengertian sebenarnya dari keputusan itu dan apakah keputusan itu akan berdampak pada produksi batik di sini," ujar Muhyidin.
Menurutnya, tidak hanya Malaysia dan Indonesia yang memproduksi batik, India dan Singapura juga melakukan hal sama.
"Batik tidak hanya diproduksi Malaysia dan Indonesia, tapi India dan Singapura juga memiliki batik. Perbedaannya hanya terletak pada nama dan teknologi yang digunakan. Maka itu, saya akan mengecek keputusan Unesco lebih lanjut," kata Muhyiddin.
Unesco memutuskan untuk menjadikan batik Indonesia sebagai salah satu daftar warisan budaya pada 8 September 2009. Pengumuman daftar tersebut akan digelar pada pertemuan komite antar pemerintah Intangible Heritage, 2 Oktober di Abu Dhabi.
Menghadapi momen tersebut, presiden RI, SBY telah mengimbau seluruh warga negara Indonesia untuk mengenakan batik pada 2 Oktober. Tanggal tersebut akan dijadikan sebagai hari batik nasional.
(amd/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 13:06 WIB
Istri Wartawan Senior TVRI Harap Pembunuh Suaminya Ditangkap Hidup-hidup
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
489 Komentar
-
288 Komentar
-
253 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
