RUU Rahasia Negara
DPR Anggap Pemerintah Demam Panggung
Rabu, 16/09/2009 01:05 WIB
Jakarta
Sikap pemerintah yang tiba-tiba berbalik arah soal RUU Rahasia Negara (RN) dan menyalahkan Komisi I DPR sebagai 'pengebut' pembahasan, langsung menuai kecaman. Komisi Pertahanan menilai pemerintah tidak tahan dengan sorotan publik sehingga sikapnya terhadap RUU RN menjadi aneh.
"Ini masalahnya sederhana. Kami minta klarifikasi. Jangan tiba-tiba menggambarkan pemerintah demam panggung menghadapi sorotan publik," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Marzuki Darusman dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2009).
Hampir seluruh perwakilan fraksi hadir dalam jumpa pers ini. Mereka di antaranya Effendi Choirie dari FKB, Deddy Djamaludin Malik dari FPAN, Sidarto Danusbroto dari FPDIP, Markus Silano dari FPD, Tosari Wijaya dari FPPP, Al Muzammil Yusuf dari FPKS, Marzuki Darusman dari FPG, Constant Ponggawa dari FPDS, dan Ketua Panja RUU RN Guntur Sasono dari FPD yang datang telat. Hadir juga Ketua Komisi I Theo L Sambuaga.
Di hari-hari terakhir pengesahan RUU RN, setelah mendapat kritikan bertubi-tubi dari masyarakat sipil dan pers, Presiden SBY akhirnya meminta RUU yang sedang dibahas di DPR untuk diperbaiki. Menhan, yang sebelumnya sangat bersemangat dalam pembahasan, bahkan mengatakan DPR-lah yang berinisiatif mengebut pembahasan, bukannya pemerintah.
Deddy Djamaludin Malik menegaskan pernyataan Menhan telah menyinggung perasaan pihaknya. Anggota dewan, kata Deddy, hanya berpikir untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu. RUU RN telah masuk program legislasi nasional DPR periode ini, sehingga menjadi kewajiban untuk diselesaikan mengingat akhir masa jabatan DPR pada akhir September 2009.
"Pernyataan itu sama sekali tidak berdasar," cetus Deddy.
Guntur Sasono, ketua panja yang berasal dari partainya presiden, mencoba
mendinginkan suasana. Menurutnya, dalam proses legislasi memang harus mengakomodir semua aspirasi masyarakat.
Komisi akan memanggil Menhan Juwono pada Rabu 16 September 2009 siang ini untuk mengklarifikasi pernyataannya tersebut.
"Jadi besok kita bicarakan lagi," ujar Guntur singkat seraya menenangkan suasana.
(lrn/anw)
"Ini masalahnya sederhana. Kami minta klarifikasi. Jangan tiba-tiba menggambarkan pemerintah demam panggung menghadapi sorotan publik," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Marzuki Darusman dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2009).
Hampir seluruh perwakilan fraksi hadir dalam jumpa pers ini. Mereka di antaranya Effendi Choirie dari FKB, Deddy Djamaludin Malik dari FPAN, Sidarto Danusbroto dari FPDIP, Markus Silano dari FPD, Tosari Wijaya dari FPPP, Al Muzammil Yusuf dari FPKS, Marzuki Darusman dari FPG, Constant Ponggawa dari FPDS, dan Ketua Panja RUU RN Guntur Sasono dari FPD yang datang telat. Hadir juga Ketua Komisi I Theo L Sambuaga.
Di hari-hari terakhir pengesahan RUU RN, setelah mendapat kritikan bertubi-tubi dari masyarakat sipil dan pers, Presiden SBY akhirnya meminta RUU yang sedang dibahas di DPR untuk diperbaiki. Menhan, yang sebelumnya sangat bersemangat dalam pembahasan, bahkan mengatakan DPR-lah yang berinisiatif mengebut pembahasan, bukannya pemerintah.
Deddy Djamaludin Malik menegaskan pernyataan Menhan telah menyinggung perasaan pihaknya. Anggota dewan, kata Deddy, hanya berpikir untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu. RUU RN telah masuk program legislasi nasional DPR periode ini, sehingga menjadi kewajiban untuk diselesaikan mengingat akhir masa jabatan DPR pada akhir September 2009.
"Pernyataan itu sama sekali tidak berdasar," cetus Deddy.
Guntur Sasono, ketua panja yang berasal dari partainya presiden, mencoba
mendinginkan suasana. Menurutnya, dalam proses legislasi memang harus mengakomodir semua aspirasi masyarakat.
Komisi akan memanggil Menhan Juwono pada Rabu 16 September 2009 siang ini untuk mengklarifikasi pernyataannya tersebut.
"Jadi besok kita bicarakan lagi," ujar Guntur singkat seraya menenangkan suasana.
(lrn/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 18:30 WIB
Grasi Corby Tak Perlu Dijadikan Polemik
-
Kamis, 24/05/2012 18:11 WIB
Pemerintah Buka Peluang Narapidana Asing Lain untuk Dapat Grasi
-
Kamis, 24/05/2012 18:09 WIB
207 Siswa SMA DKI Tidak Lulus, Jatim Peringkat Terbaik
-
Kamis, 24/05/2012 18:06 WIB
Muhammadiyah DKI Tolak Lady Gaga Karena Umbar Aurat
-
Kamis, 24/05/2012 18:05 WIB
Pedagang Bensin Eceran di Ciledug Kepergok Polisi Jualan Ganja
-
Kamis, 24/05/2012 17:55 WIB
Polda: Kiriman Paket Ganja untuk Anak Renny Jayusman Modus Baru
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
697 Komentar
-
258 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
