Penangkaran Ilegal Terbesar Ikan Arwana ada di Hutan Lindung
Sabtu, 12/09/2009 15:52 WIB
Pekanbaru
Kawasan lindung Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim (SHH) di Riau kondisinya sangat memprihatinkan. Kawasan lindung itu beralih fungsi menjadi perkebunan sawit ilegal. Malah sekarang di tengah kawasan ini dijadikan penangkaran illegal ikan arwana terbesar di dunia.
"Sesuai dengan perundangan yang berlaku, kawasan lindung tidak boleh beralih fungsi. Namun faktanya di lapangan kawasan Tahura SSH sebagian besar menjadi perkebunan sawit. Dan terakhir kawasan ini dimanfaatkan sebuah perusahaan penangkaran ikan arwana," kata Pembina Rumpun Melayu Bersatu (RMB), Soesilowadi dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (12/09/2009).
Selaku warga Riau, Soesilo merasa prihatin karena kawasan Tahura tidak bisa terjaga dengan baik. Kawasan Tahura dengan luas sekitar 6.200 hektar itu, lebih dari 2.000 hektar disulap menjadi perkebunan sawit ilegal. Padahal kawasan lindung tahura ini berada di tepi kota Pekanbaru sebagai kawasan penyanggah hutan kota. kawasan ini juga sebagai pusat pelatihan gajah sumatera.
"Belakangan kita melihat adanya perusahaan penangkaran ikan arwana beroperasi di sana. Sebuah perusahaan bisa mendirikan berbagai bangunan di tengah kawasan hutan. Aneh sekali kalau dinas kehutanan di Riau tidak mengetahui keberadaan perusahaan penangkaran ikan arwana itu," kata Bang Ilo begitu sapaan akrabnya.
Menurut Bang Ilo, kebaradaan perusahaan ini juga mengambil lahan hutan seluas puluhan hektar untuk dijadikan tempat penangkaran ikan secara illegal. Malah, air sungai di kawasan Tahura juga diekploitasi untuk kepetingan bisnis orang yang tak bertanggung jawab.
"Ini jelas-jelas pelanggaran. Kawasan hutan lindung tidak boleh diekploitasi untuk kepentingan bisnis. Kita minta pemerintah dan aparat terkait menindak hal ini. Segera selamatkan Tahura, jangan dibiarkan saja," tegasnya.
Menhut MS Kaban dalam beberapa kali kesempatan ke berkunjung ke Riau menegaskan, seluruh bawah seluruh perkebunan sawit yanga ada di Tahuran SSH dinyatakan ilegal. Malah diintruksikan seluruh pohon sawit itu harus dibumihanguskan. Menhut beberapa kali telah mengintruksikan agar Dinas kehutanan Riau segara mencabut seluruh perkebunan sawit tanpa ganti rugi.
(cha/gah)
"Sesuai dengan perundangan yang berlaku, kawasan lindung tidak boleh beralih fungsi. Namun faktanya di lapangan kawasan Tahura SSH sebagian besar menjadi perkebunan sawit. Dan terakhir kawasan ini dimanfaatkan sebuah perusahaan penangkaran ikan arwana," kata Pembina Rumpun Melayu Bersatu (RMB), Soesilowadi dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (12/09/2009).
Selaku warga Riau, Soesilo merasa prihatin karena kawasan Tahura tidak bisa terjaga dengan baik. Kawasan Tahura dengan luas sekitar 6.200 hektar itu, lebih dari 2.000 hektar disulap menjadi perkebunan sawit ilegal. Padahal kawasan lindung tahura ini berada di tepi kota Pekanbaru sebagai kawasan penyanggah hutan kota. kawasan ini juga sebagai pusat pelatihan gajah sumatera.
"Belakangan kita melihat adanya perusahaan penangkaran ikan arwana beroperasi di sana. Sebuah perusahaan bisa mendirikan berbagai bangunan di tengah kawasan hutan. Aneh sekali kalau dinas kehutanan di Riau tidak mengetahui keberadaan perusahaan penangkaran ikan arwana itu," kata Bang Ilo begitu sapaan akrabnya.
Menurut Bang Ilo, kebaradaan perusahaan ini juga mengambil lahan hutan seluas puluhan hektar untuk dijadikan tempat penangkaran ikan secara illegal. Malah, air sungai di kawasan Tahura juga diekploitasi untuk kepetingan bisnis orang yang tak bertanggung jawab.
"Ini jelas-jelas pelanggaran. Kawasan hutan lindung tidak boleh diekploitasi untuk kepentingan bisnis. Kita minta pemerintah dan aparat terkait menindak hal ini. Segera selamatkan Tahura, jangan dibiarkan saja," tegasnya.
Menhut MS Kaban dalam beberapa kali kesempatan ke berkunjung ke Riau menegaskan, seluruh bawah seluruh perkebunan sawit yanga ada di Tahuran SSH dinyatakan ilegal. Malah diintruksikan seluruh pohon sawit itu harus dibumihanguskan. Menhut beberapa kali telah mengintruksikan agar Dinas kehutanan Riau segara mencabut seluruh perkebunan sawit tanpa ganti rugi.
(cha/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 18:11 WIB
Pemerintah Buka Peluang Narapidana Asing Lain untuk Dapat Grasi
-
Kamis, 24/05/2012 18:09 WIB
207 Siswa SMA DKI Tidak Lulus, Jatim Peringkat Terbaik
-
Kamis, 24/05/2012 18:06 WIB
Muhammadiyah DKI Tolak Lady Gaga Karena Umbar Aurat
-
Kamis, 24/05/2012 18:05 WIB
Pedagang Bensin Eceran di Ciledug Kepergok Polisi Jualan Ganja
-
Kamis, 24/05/2012 17:59 WIB
Mahfud MD Soal Grasi Corby: Narkoba Lebih Jahat dari Korupsi dan Terorisme!
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
Kamis, 24/05/2012 17:36 WIB
Wakil Ketua Komisi I: Panglima Harus Usut Porsche Cayenne Berpelat TNI
-
697 Komentar
-
258 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
